LEBAK, BANPOS – Pemerintah Kabupaten Lebak menegaskan bahwa rencana pembangunan proyek geothermal di Gunung Endut, Kecamatan Sobang, harus menjaga kelestarian kawasan konservasi karena wilayah tersebut masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Pelaksana tugas Kepala Bapperida Lebak, Widy Ferdian, mengatakan Gunung Endut secara tata ruang berada di kawasan konservasi berdasarkan RTRW Kabupaten Lebak.
“Di RTRW kita masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan proyek geothermal harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang berujung bencana. Pemkab Lebak, kata dia, mendukung kebijakan pemerintah pusat sepanjang memperhatikan keselamatan lingkungan dan masyarakat.
Widy juga mendorong pemerintah pusat agar menjalankan proyek secara transparan dan melibatkan partisipasi masyarakat sejak awal untuk menghindari potensi penolakan sosial seperti yang pernah terjadi di wilayah lain.
Selain itu, ia mengakui hingga saat ini Pemkab Lebak belum melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk komunitas adat di Kecamatan Sobang.
“Yang perlu meyakinkan masyarakat adalah pelaksana proyek geothermal,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten, Ari James Faraddy, mengabarkan bahwa di wilayah Gunung Endut, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak akan ada proyek pemanfaatan panas bumi sebagai energi listrik.
“Potensinya ada dan pemerintah sudah melakukan penelitian,” katanya pada Rabu (3/12).
Meski telah dilakukan penelitian, namun Ari menegaskan pemerintah belum melakukan eksplorasi mengenai potensi energi panas bumi.
Hal itu dikarenakan rencana kegiatan eksplorasi terbentur dengan izin konservasi di wilayah gunung tersebut. Sebab, wilayah Gunung Endut masuk dalam kawasan zona inti konservasi.
“Belum eksplorasi, tapi lagi mengkaji dan ternyata potensi bisa dikembangkan di gunung itu cukup banyak. Namun terkendala dengan izin konservasinya, ternyata Gunung Endut itu masuk zona inti di tahun 2024,” terangnya.(*)

Discussion about this post