SERANG, BANPOS – Polres Serang menggelar sosialisasi dan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Aula Mapolres Serang, Jumat (14/11/2025).
Kegiatan ini menarik minat calon siswa yang ingin mengetahui proses seleksi sekolah unggulan berasrama tersebut.
Sebagai informasi, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menyampaikan bahwa pendaftaran SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara dibuka sejak 28 Oktober hingga 30 November 2025. Perkembangan jumlah pendaftar menjadi sorotan pada kegiatan sosialisasi tersebut.
“Sejak dibukanya pendaftaran, tercatat 37 calon peserta didik telah mengajukan berkasnya. Namun demikian, baru tujuh pendaftar yang dinyatakan memenuhi persyaratan akademik sesuai standar sekolah,” jelas Kapolres didampingi Kabag SDM Kompol Agus Supriyadi.
Selanjutnya, ia menerangkan bahwa persyaratan akademik meliputi nilai minimal 80 atau 8,0 pada mata pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Inggris dari Semester I hingga Semester IV. Ketentuan ini diterapkan untuk memastikan kesiapan akademik calon siswa.
“Persyaratan ini diterapkan untuk memastikan seluruh calon siswa memiliki kemampuan dasar yang kuat sebelum mengikuti proses pembelajaran di sekolah berstandar internasional tersebut,” ujarnya.
Diketahui, Tahapan seleksi kemudian dijelaskan secara rinci. Seleksi tahap pertama berlangsung daring pada Desember 2025 hingga Januari 2026 melalui tes Nusantara Standardized Test (NST). Peserta menerima pengumuman tahap I setelah proses penilaian selesai.
Selanjutnya, Tahap kedua digelar pada Februari 2026 dengan metode tes daring dan luring. Hasil seleksi tahap II diumumkan setelah tes dinyatakan selesai. Sementara itu, tahap akhir yaitu pengumuman peserta lolos pada April 2026.
Sedangkan, peserta yang lulus diwajibkan melengkapi administrasi dan mempersiapkan diri masuk asrama sebelum tahun ajaran baru dimulai. Proses ini menjadi bagian penting dari sistem pendidikan berasrama SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Sebagai gambaran, sekolah yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, ini menerapkan Kurikulum Nasional untuk kelas 10 dan Kurikulum IB Diploma Programme untuk kelas 11 dan 12. Seluruh siswa tinggal di asrama modern selama tiga tahun masa studi.
Melalui sistem tersebut, sekolah menargetkan pembentukan karakter disiplin, mandiri, dan berwawasan global. Fasilitas sekolah dan asrama juga menjadi daya tarik bagi calon siswa dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Serang.
Kegiatan sosialisasi dipandu Bagian SDM Polres Serang yang memaparkan mekanisme seleksi, profil sekolah, serta fasilitas pendidikan. Peserta juga memperoleh kesempatan berkonsultasi mengenai tahapan pendaftaran.
Pada penutup kegiatan, Kapolres menyampaikan harapannya agar siswa-siswi berprestasi dari Kabupaten Serang tertarik mengikuti seleksi tersebut.
“Kesempatan ini merupakan peluang emas bagi generasi muda daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan standar internasional,” tegasnya. (*)

Discussion about this post