SERANG, BANPOS – Kehadiran lampu pengatur lalu lintas baru di simpang Cibebek menuju arah Polda Banten, Serang, menuai perhatian dari masyarakat dan pengguna jalan. Saat dilakukan uji coba, rambu itu justru menimbulkan kemacetan.
Fandi (23) seorang pengguna jalan di sekitar lokasi menceritakan, meskipun lampu merah sudah terpasang, tetapi fungsinya belum diaktifkan secara maksimal. Kemarin pagi, lampu merah itu sempat diuji coba selama beberapa jam. Namun hasilnya menimbulkan masalah baru.
“Tadi pagi sempat nyala sebentar, tapi malah jadi macet panjang sekali. Mungkin setingan waktunya belum pas, jadi tumpukan kendaraan tidak terurai,” keluh Fandi.
Selain belum maksimal, Fandi juga menyoroti pemasangan lampu merah Cibebek yang dia nilai terlambat. Penyebabnya, karena pemasangan rambu ini dinilai terlambat, dan justru menimbulkan kemacetan.
Karena, lanjut Fandi, area jalan ini kerap dilanda kemacetan parah, terutama saat jam sibuk, seperti jam berangkat atau pulang kerja. Kata dia, pemasangan lampu merah ini sejatinya sudah sangat mendesak.
“Jalan di sini itu sudah parah sekali rawan kecelakaan. Sebelum ada lampu merah ini, sudah sering kejadian, tabrakan, apalagi kalau jam sibuk. Sudah telat lah dipasangnya,” sesal Fandi yang rutin melintasi jalan tersebut, Selasa (11/11/2025) kemarin.
Senada dengan Fandi, Faisal (30), seorang pedagang gorengan yang memiliki warung di dekat simpang lampu merah, membenarkan tingginya intensitas kecelakaan di lokasi tersebut sebelum lampu merah terpasang.
“Dulu sering sekali ada kecelakaan di depan warung saya, apalagi motor lawan motor. Karena simpang ini dari berbagai arah, kendaraan lajunya kencang semua,” ungkap Faisal.
Ia menambahkan, meskipun lampu merah diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan, pengaktifan yang tidak optimal justru membuat pengguna jalan bingung.
“Sekarang sudah ada, tapi nggak nyala. Pagi tadi pas nyala malah bikin macet luar biasa. Pembeli yang mau ke warung juga susah kalau sudah macet begitu,” keluh Faisal.(CR01)






Discussion about this post