Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Hari Rabies Dunia,  Distan Banten Dukung Program Pusat

Bebas Rabies 2030

by Panji Romadhon
September 28, 2020
in PEMERINTAHAN

SERANG, BANPOS –  Pemprov Banten mendukung program yang dilakukan oleh pemerintah pusat, bebas rabies tahun 2030.

   Selain gencar melakukan vaksinasi kepada hewan  seperti anjing, kucing dan kera, pemprov melalui Dinas Pertanian (Distan) melakukan sosialisasi kepada pemilik hewan peliharaan  agar rutin memvaksin ke dokter hewan atau balai kesehatan milik pemerintah secara cuma-cuma alias gratis

Baca Juga

Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

  Kepala Distan Banten,  Agus M Tauchid dihubungi melaui telpon genggamnya,  Senin (28/9) menjelaskan, upaya maksimal agar Banten bebas Rabies terus dilakukan.

  “Pada Hari Rabies Dunia tahun 2020 ini, kami mengajak kembali kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan divaksin. Silahkan datang ke Balai Pelayanan dan Pengujian Veteriner  Distan Banten. Kita berikan pelayanan cuma-cuma, dan dokter kami siap melayani,” ujarnya.

  Langkah memvaksin hewan peliharaan juga lanjut Agus, sebagai upaya melindungi diri, keluarga serta lingkungan sekitar dari Rabies.

“Sayangi keluarga cegah Rabies. Masyarakat berperan dalam pencegahan Rabies dengan menjadi pemilik hewan yang bertanggung jawab. Vaksinlah hewan kesayangan (anjing, kucing, kera) anda secara rutin. Mari kita dukung Indonesia Bebas Rabies 2030,” harap Agus.

Terkait dengan populasi anjing di Banten saat ini ada sekitar 70 ribu ekor yang tersebar di sejumlah daerah terutama di Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang. Pihaknya menargetkan hingga 2020 ini, sekitar 80 persen dari populasi anjing tersebut sudah divaksinasi.

Ia mengatakan, sebagian besar anjing tersebut populasinya berada daerah-daerah perbatasan atau daerah lintas Banten dan Jawa Barat yakni di Banten bagian Selatan. Anjing-anjing tersebut biasanya digunakan masyarakat sekitar untuk berburu hewan liar di hutan-hutan, namun anjing tersebut belum divaksin.

“Diantara daerah yang rawan penyebaran penyakit Rabies tersebut karena banyaknya populasi anjing  seperti di Kecamatan Cilograng, Bayah, Panggarangan di Kabupaten Lebak.
Kalau di Pandeglang di Kecamatan Cikeusik, Sumur dan Cibaliung. Untuk di Kabupaten Serang yang rawan di Kecamatan Anyer,” ungkapnya.

Pihaknya memprioritaskan sejumlah daerah tersebut untuk gencar dilakukan vaksinasi anjing, mengingat kasus gigitan anjing terhadap warga paling banyak didaerah tersebut.

”Kita gencarkan vaksinasi karena membahayakan,”imbuhnya.

Agus mengimbau masyarkat menerapkan pola hidup sehat agar bisa terhindar dari penyakit membahayakan termasuk Rabies. Pihaknya juga mengaku sudah melakukan kordinasi dengan pihak terkait di daerah-daerah lintasan tersebut untuk mengantisipasi penulran penyakit Rabies dari gigitan anjing liar.

”Kasus di  Banten memang masih rendah jika dibandingkan daerah lain seperti di Bali. Akan tetapi kita tetap harus mengantisipasi karena ini membahayakan,” pungkasnya. (RUS)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Next Post

Tim ASIK Laporkan 19 Pelanggaran ke Bawaslu

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh