SERANG, BANPOS – Pengangguran di Provinsi Banten hingga kini masih menjadi sorotan lantaran masih menduduki peringkat 5 besar secara nasional.
Pada tahun 2023, Banten menduduki peringkat pertama nasional dengan jumlah pengangguran 7,52 persen. Dan bertahan hingga 2024 dengan jumlah pengangguran sebesar 7,02 persen.
Di tahun 2025, Banten kini telah lepas dari peringkat pertama setelah 2 tahun berjuluk ‘Jawara Pengangguran’.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten yang dirilis pada Rabu (5/11), jumlah pengangguran Banten mencapai 412.360 jiwa pada Agustus 2025. Angka ini mengalami sedikit penurunan jika dibandingkan periode Februari 2025 yang mencapai 412.710 jiwa.
Jika dihitung, maka pada periode Februari hingga Agustus 2025, pengangguran Banten telah turun sebanyak 350 jiwa.
Namun demikian, jika dibandingkan secara year-on-year (yoy) penurunan pengangguran Banten mencapai 2.390 jiwa. Dengan total pengangguran pada 2024 sebesar 414.750 jiwa.
Ketua Tim Statistik Sosial BPS Provinsi Banten, Adam Sofian menjelaskan bahwa kenaikan jumlah penduduk usia kerja mempengaruhi struktur angkatan kerja di Banten. Pada Agustus 2025, jumlah penduduk usia kerja tercatat sebesar 9,54 juta orang, meningkat dari 9,44 juta orang pada Agustus 2024.
“Dari total angkatan kerja 6,17 juta orang, 412,36 ribu di antaranya masih menganggur. Angka ini memang turun tipis dari Februari, tapi belum menunjukkan penurunan signifikan secara tahunan,” terangnya.(*)







Discussion about this post