CILEGON, BANPOS – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi fiskal daerah, tak terkecuali Kota Cilegon. Setidaknya, ratusan miliar pendapatan Cilegon terkoreksi akibat kebijakan Menkeu Purbaya.
Berdasarkan data yang diterima, total pendapatan daerah Kota Cilegon pada tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp1,916 triliun, atau mengalami penurunan sebesar Rp312,53 miliar dibandingkan target awal RPPAS 2026 yang mencapai Rp2,229 triliun. Persentase penurunan tersebut tercatat mencapai 14,02 persen.
Penurunan terbesar terjadi pada komponen Pendapatan Transfer yang turun hingga Rp236,33 miliar atau 20,14 persen, dari target semula Rp1,173 triliun menjadi Rp936,84 miliar.
Rinciannya, Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat menurun dari Rp1,085 triliun menjadi Rp784,52 miliar, sedangkan Pendapatan Transfer Antar Daerah tetap stabil di angka Rp87,61 miliar.
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mengalami koreksi dengan penurunan sebesar Rp126,20 miliar atau sekitar 11,97 persen, dari target awal Rp1,055 triliun menjadi Rp928,99 miliar.
Dalam rincian PAD, Pajak Daerah mengalami penurunan signifikan dari Rp880 miliar menjadi Rp779,58 miliar atau berkurang Rp100,41 miliar.
Namun, terdapat peningkatan pada pos Retribusi Daerah yang naik sebesar 19,12 persen, dari Rp22,22 miliar menjadi Rp26,74 miliar.
Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah tercatat tetap stabil tanpa perubahan.
Pada sisi belanja, total anggaran belanja tahun 2026 disesuaikan menjadi Rp1,951 triliun, turun Rp312,53 miliar atau sekitar 13,80 persen dibandingkan dengan rencana awal sebesar Rp2,264 triliun.
Sedangkan dari sisi pembiayaan daerah, angka yang tercantum tetap di posisi Rp35 miliar tanpa perubahan.
Secara keseluruhan, total penerimaan daerah yang terdiri dari pendapatan dan pembiayaan disepakati sebesar Rp1,951 triliun, menurun dari target awal Rp2,264 triliun, atau mengalami koreksi sebesar Rp312,53 miliar. (*)



Discussion about this post