PANDEGLANG, BANPOS – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan pemantauan perkembangan politik di daerah Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan pemantauan perkembangan politik ini merupakan salah satu program Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dengan tema optimalisasi pembinaan dan pengawasan ormas.
Dimana Kesbangpol melakukan pemantauan perkembangan politik di daerah dengan bersinergi dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) penyelenggara Pemilu serta TNI dan Polri.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Muklis Arifin, mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan ini untuk melakukan pemantauan perkembangan politik di daerah pasca Pemilu.
“Dengan memperkuat sinergitas antar pemerintah daerah, partai politik dan masyarakat. Serta menjaga stabilitas kehidupan politik di Kabupaten Pandeglang,” kata Muklis kepada BANPOS di ruang Oproom Setda Kabupaten Pandeglang, Jumat (24/10).
Kegiatan ini adalah bagian dari Diklat PKA tentang optimalisasi dan pengawasan ormas di Kabupaten Pandeglang.
Peserta yang hadir di antaranya dari OPD, para camat mewakili, penyelenggara Pemilu dan pimpinan ormas, Kepolisian, TNI, KPU, Bawaslu dan akademisi UNMA.
“Melalui program ini diharapkan tercipta stabilitas yang kuat dalam menjaga kondusifitas politik,” tuturnya.
Selain itu, lanjut Muklis, terbentuknya komunikasi efektif antara seluruh pemangku kepentingan agar perkembangan politik di daerah tetap stabil, harmonis dan demokratis.
“Dan diharapkan dapat menciptakan hubungan kuat antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam rangka penguatan pembangunan di daerah,” ungkapnya.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyampaikan rasa bangga dan hormat serta apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini.
“Ini bagian dari pada acara tasyakuran, bersukur pada Allah SWT karena kemarin pada Pemilu serentak telah melaksanakan Pemilu dengan aman, damai, tertib dan kondusif,” katanya.
Tentunya, lanjut Iing, ini bukan hanya keberhasilan dari satu pihak, dan satu instansi tapi ini keberhasilan semua.
Berkat kerja sama, kolaborasi semua instrumen dan semua organisasi yang ada di Kabupaten Pandeglang.
“Khususnya penyelenggara Pemilu Kabupaten Pandeglang, dengan KPU, Bawaslu, jajaran Kepolisian, Ormas dan seluruh Kepala OPD yang bersinergi menjaga kondusifitas. Sehingga, terciptanya iklim politik, situasi politik, aman damai serta kondusif,” ucapnya.
Iing menegaskan, tentu kolaborasi ini bukan hanya dilaksanakan pada saat Pemilu lalu. Tapi kolaborasi yang konstruktif yang baik ini harus terus dilanjutkan.
“Bergandengan tangan antara pemerintah daerah, penyelenggara Pemilu dan seluruh ormas yang ada di Kabupaten Pandeglang. Untuk tetap bersama-sama, situasi dan kondisi yang kondusif di Kabupaten Pandeglang pasca Pemilu 2024 lalu,” tandasnya. (*)



Discussion about this post