Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bersaing di Industri Cilegon, Masduki Ajak Mahasiswa Asah Soft Skill

by Lukman Hapidin
Oktober 21, 2025
in PEMERINTAHAN, POLITIK
Bersaing di Industri Cilegon, Masduki Ajak Mahasiswa Asah Soft Skill

CILEGON, BANPOS – Realisasi investasi Cilegon yang terus meningkat hingga Semester I 2025 mencapai Rp 9,87 triliun menjadi topik hangat yang dibahas oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Cilegon, Masduki, saat menjadi narasumber dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.

Masduki memotivasi para mahasiswa untuk segera mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di tengah tingginya arus modal asing (PMA) di Cilegon.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Ia mengingatkan bahwa tingginya investasi ini harus menjadi peluang emas, bukan ancaman.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Masduki menekankan bahwa gelar sarjana saja tidak cukup untuk bersaing di industri baja dan petrokimia yang kompleks.

“Kami sampaikan, bahwa adik-adik harus membagi fokus. Di dalam kelas, fokus pada akademik. Tapi di luar kelas, wajib cari pengetahuan dan pengalaman. Ikut organisasi, aktif berdiskusi, ngobrol dengan senior. Itu penting untuk mengasah soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi, dan problem solving,” ujar Masduki, Selasa (21/10).

Langkahnya untuk hard skill, Masduki mendorong mahasiswa agar tidak puas hanya dengan ilmu yang diajarkan dosen.

“Industri kita sekarang butuh ilmu baru, seperti digitalisasi, analisis data, atau coding. Jadi, jangan hanya andalkan ijazah. Perkuat diri dengan ilmu baru, ambil sertifikasi, ikut bootcamp, atau kursus-kursus profesional lainnya. Kita harus menjadi SDM yang relevan dengan kebutuhan industri padat modal,” tambahnya.

Masduki mengakui bahwa tingginya angka pengangguran di Cilegon adalah masalah serius yang harus diatasi bersama, dan inilah momentum mahasiswa untuk unjuk gigi.

“Kita sama-sama tahu, Cilegon ini ironi. Kota industri, tapi pengangguran masih tinggi. Masalah ini harus sama-sama kita atasi, salah satunya dengan kualitas kalian (mahasiswa) sendiri. Tapi, DPRD itu mengawal betul soal lapangan kerja,” ujar Masduki.

Usia kegiatan, Masduki kemudian menyoroti celah regulasi yang sering dimanfaatkan perusahaan asing terkait Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Kalau di dokumen izin, namanya Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing atau RPTKA. Nah, di situ tertulis TKA-nya jadi ‘Supervisor Sipil’, misalnya. Tapi coba cek ke lapangan. Jangan-jangan ia malah jadi Kepala Gudang, atau yang lebih parah, jadi helper,” tuturnya.

Menurut Masduki, praktik ini harus dicegah, bila sudah terjadi harus dihentikan. Posisi-posisi seperti Kepala Gudang, helper, atau pekerjaan lain yang dapat diisi oleh lulusan Cilegon harus diisi oleh putra-putri daerah.

“Gini lho, kita kan kasih karpet merah ke investor. Kita jamin keamanan mereka. Tapi tolong, ayo serap tenaga kerja kita dengan gaji yang layak, minimal UMK jangan misalnya Rp130rb per hari kerjanya 10 jam,” harapnya.

Ditengah defisit, menurut Masduki Pemkot Cilegon perlu untuk mengamankan kepentingan daerah, terutama soal pengawasan OPD dan Imigrasi.

Dimana, semua OPD terkait, dari DPMPTSP, Disnaker, sampai Imigrasi, harus ‘gerak bareng’ dan melakukan sidak. Pastikan TKA bekerja sesuai jabatannya.

“Jangan sampai ada TKA yang ‘nyelip’ di posisi yang bisa kita isi, kan itu mengurangi pengangguran. Kalau PPh 21 dari WNA ini kan lari nya ke Pusat. Nah untuk daerah apa? Perlu ada kejelasan Di RPTKA, lokasi kerjanya harus jelas di Cilegon. Kenapa? Karena saat perpanjangan izin TKA nanti, retribusinya itu masuk jadi pemasukan daerah (PAD) kita. Ini adalah hak Pemerintah Cilegon,” tandasnya. (*)

Tags: CilegonKota Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Next Post
Satu Tahun Pemerintahan, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Transformas

Satu Tahun Pemerintahan, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Transformas

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh