JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah pada awal pekan ini dibuka menguat 0,10 persen ke level Rp16.573 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.590 per dolar AS pada Jumat sore (17/10/2025).
Pergerakan mata uang di kawasan Asia tercatat bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,23 persen, dolar Singapura naik 0,05 persen, won Korea Selatan turun 0,02 persen, baht Thailand menguat 0,32 persen, dan dolar Taiwan naik tipis 0,03 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat tipis 0,02 persen ke level 98,21. Adapun rupiah juga menguat terhadap beberapa mata uang lainnya, yakni terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,06 persen ke level Rp22.251, terhadap euro naik 0,44 persen ke level Rp19.173, dan terhadap dolar Australia menguat 0,20 persen ke level Rp10.777.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai penguatan rupiah terhadap dolar AS terjadi seiring dengan membaiknya sentimen pasar, setelah meredanya kekhawatiran terhadap sektor perbankan di Amerika Serikat.
“Namun, penguatan ini kemungkinan terbatas karena investor masih menantikan keputusan Bank Indonesia terkait potensi pemangkasan suku bunga minggu ini,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.500–Rp16.650 per dolar AS. (*)

Discussion about this post