SERANG, BANPOS – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Serang periode 2025–2030, Fahmi Hakim, menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi dan menegakkan disiplin kader setelah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar.
Fahmi menjelaskan bahwa DPD Partai Golkar Kabupaten Serang menggelar Musda sebagai bentuk tanggung jawab organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Apa yang disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten menjadi fatwa bagi kami di DPD Kabupaten Serang. Kami menjalankan arahan tersebut secara khusus untuk melakukan reorganisasi dan menyusun strategi politik ke depan,” ujar Fahmi, Sabtu (19/10).
Fahmi menegaskan bahwa DPD Golkar Kabupaten Serang akan menindak tegas kader yang tidak loyal terhadap partai. Ia menilai, Golkar sebagai partai besar harus menunjukkan jati diri dan kemandirian melalui sikap disiplin dan kesetiaan para kadernya.
“Kami serius menyusun struktur partai dan menjalankan kebijakan organisasi. Kami tidak akan berkompromi dengan siapa pun. Golkar adalah partai besar yang memiliki jati diri, dan kami tidak akan memberi ruang bagi kader yang berkhianat,” tegasnya.
Fahmi juga meminta Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Serang, yang memiliki 11 kursi, untuk memperkuat konsolidasi dan menunjukkan komitmen terhadap perjuangan partai serta kepentingan masyarakat.
“DPD Golkar Kabupaten Serang tidak akan berkompromi dengan Fraksi Golkar jika mereka gagal melakukan konsolidasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa DPD I Golkar Banten memberikan kewenangan khusus kepada pengurus daerah untuk mengevaluasi seluruh kader sesuai dengan ketentuan konstitusi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Evaluasi Kinerja dan Konsolidasi
Fahmi menegaskan bahwa DPD Golkar Kabupaten Serang akan menilai hasil Musda dan kinerja kepengurusan baru sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas organisasi.
“Kami akan menjadikan hasil Musda dan kepengurusan baru sebagai bahan evaluasi. Dalam setahun ke depan, kami akan menilai sejauh mana konsolidasi berjalan,” katanya.
Fahmi memastikan bahwa struktur Fraksi Golkar tetap sama, tetapi pihaknya akan terus mengevaluasi loyalitas dan kinerja setiap anggota.
“Struktur fraksi tidak berubah, tetapi kami akan terus mengevaluasi kinerja dan loyalitas mereka,” tegasnya. (*)



Discussion about this post