Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

DMI Ajak Masyarakat Ubah Boikot Jadi Gerakan Ekonomi Produktif

by Tim Redaksi
Oktober 15, 2025
in NASIONAL
DMI Ajak Masyarakat Ubah Boikot Jadi Gerakan Ekonomi Produktif

Wakil Ketua DMI Imam Addaruqutni. (Foto: DMI)

JAKARTA, BANPOS – Pasca diumumkannya gencatan senjata antara Israel dan Palestina, serta dimulainya proses pertukaran tahanan, perhatian dunia mulai beralih pada upaya pemulihan kemanusiaan dan ekonomi.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengimbau masyarakat untuk menyalurkan semangat solidaritas secara positif dan konstruktif.  Salah satunya dengan memperkuat ekonomi umat dan mendukung pelaku usaha lokal, sebagai wujud kepedulian yang tidak hanya berdampak ke luar, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga

Tamsil Linrung Sebut Krisis Kumanusiaan Palestina di World Peace Forum IX

Tamsil Linrung Sebut Krisis Kumanusiaan Palestina di World Peace Forum IX

November 11, 2025
Seruan Bangun Kembali Gaza Menggema di Gedung Rakyat

Seruan Bangun Kembali Gaza Menggema di Gedung Rakyat

November 2, 2025
Indonesia Diperhitungkan Dunia Berkat Diplomasi Tegas Prabowo

Indonesia Diperhitungkan Dunia Berkat Diplomasi Tegas Prabowo

Oktober 20, 2025
Forbes Soroti Kepemimpinan Prabowo: Pemimpin Kuat, Tegas, dan Visioner

Forbes Soroti Kepemimpinan Prabowo: Pemimpin Kuat, Tegas, dan Visioner

Oktober 17, 2025

Wakil Ketua DMI Imam Addaruqutni menyebut semangat membela Palestina sebagai bentuk empati yang mulia. Namun, ia mengingatkan agar semangat itu diarahkan secara bijak, termasuk dalam gerakan boikot, agar tidak berdampak negatif pada pelaku usaha lokal.

“Diperlukan sikap yang lebih bijak dan penuh kehati-hatian terhadap solidaritas kemanusiaan, khususnya boikot. Sikap apriori atau asumsi yang tidak berdasar bisa berdampak serius dan berisiko melemahkan ekonomi saudara-saudara kita sendiri di Indonesia,” kata Imam di Jakarta, Rabu (15/9/2025).

Imam menambahkan, tantangan terhadap ketahanan ekonomi nasional tidak selalu datang dari luar. Sejak konflik terjadi, banyak produk dalam negeri ikut terdampak kampanye boikot yang tidak didasarkan pada informasi valid.

Imam juga menyoroti kemungkinan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan isu sensitif seperti boikot untuk melemahkan ekonomi Indonesia dari dalam.

“Jika ada upaya mencantumkan produk-produk dalam negeri ke dalam daftar boikot dengan tujuan merugikan bangsa sendiri, tentu hal seperti ini perlu kita waspadai dan sikapi bersama,” tegasnya.

Senada dengan Imam, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menilai, kesadaran generasi muda Indonesia terhadap isu kemanusiaan semakin meningkat dan perlu dibimbing dengan edukasi yang tepat.

“Sekarang anak-anak kecil kalau mau beli produk saja sudah mengecek, ini produk Israel atau bukan. Kesadaran ini perlu dibimbing dengan panduan yang jelas,” ujarnya.

Untuk mencegah kesalahpahaman, DMI bersama para ulama telah menyusun panduan klasifikasi produk berdasarkan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023.

Panduan ini diharapkan menjadi pedoman masyarakat dalam menyikapi isu boikot, agar tidak salah sasaran dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap ekonomi nasional.

Panduan tersebut mengelompokkan produk ke dalam empat kategori haram, makruh, mubah, dan sunnah guna membantu masyarakat membedakan mana produk yang benar-benar terafiliasi dengan entitas Israel dan mana yang tidak.

Menurut Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina, Francesca Albanese, terdapat 48 perusahaan global yang diduga terlibat dalam pendudukan Israel di Palestina.

Dalam konteks ini, boikot yang salah sasaran justru dapat menimbulkan efek domino terhadap rantai pasok lokal, yang pada akhirnya merugikan petani, UMKM, hingga tenaga kerja.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, menilai perusahaan yang memiliki rantai pasok lokal tinggi justru berperan besar dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.

“Jika perusahaan besar dengan rantai pasok lokal kehilangan dukungan pasar domestik, risiko efek domino sangat besar. Kontrak dengan pemasok terputus, UKM kehilangan pendapatan, terjadi PHK, dan ekonomi lokal ikut melemah,” jelas Yusuf.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) Mirah Sumirat mengatakan, aksi boikot tanpa dasar yang kuat berpotensi merugikan perekonomian nasional, terutama berdampak langsung terhadap pekerja dan buruh.

“Meskipun tujuannya baik, perlu dipikirkan dampaknya agar tidak justru merugikan pekerja dan perekonomian nasional,” kata Mirah.

Source: RM.ID
Tags: DMIIsraelpalestina
ShareTweetSend

Berita Terkait

Tamsil Linrung Sebut Krisis Kumanusiaan Palestina di World Peace Forum IX
PARLEMEN

Tamsil Linrung Sebut Krisis Kumanusiaan Palestina di World Peace Forum IX

November 11, 2025
Seruan Bangun Kembali Gaza Menggema di Gedung Rakyat
POLITIK

Seruan Bangun Kembali Gaza Menggema di Gedung Rakyat

November 2, 2025
Indonesia Diperhitungkan Dunia Berkat Diplomasi Tegas Prabowo
INTERNASIONAL

Indonesia Diperhitungkan Dunia Berkat Diplomasi Tegas Prabowo

Oktober 20, 2025
Forbes Soroti Kepemimpinan Prabowo: Pemimpin Kuat, Tegas, dan Visioner
INTERNASIONAL

Forbes Soroti Kepemimpinan Prabowo: Pemimpin Kuat, Tegas, dan Visioner

Oktober 17, 2025
Israel dan Hamas Sepakati Perjanjian Pertama Damai Gaza
INTERNASIONAL

Israel dan Hamas Sepakati Perjanjian Pertama Damai Gaza

Oktober 10, 2025
Proposal Trump untuk Menghentikan Perang Israel-Gaza Mendapatka Dukungan RI dan Saudi
INTERNASIONAL

Proposal Trump untuk Menghentikan Perang Israel-Gaza Mendapatka Dukungan RI dan Saudi

Oktober 1, 2025
Next Post
BRI Raih Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2025, Bukti Layanan Unggul

BRI Raih Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2025, Bukti Layanan Unggul

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh