Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Lifting Minyak RI Lampaui Target APBN, Menteri Bahlil Optimistis Capai Target

by Tim Redaksi
Oktober 14, 2025
in NASIONAL
Lifting Minyak RI Lampaui Target APBN, Menteri Bahlil Optimistis Capai Target

Diskusi bertajuk Satu Tahun Prabowo-Gibran: Sudah Berdaulatkah Kita dalam Energi? di Tangerang Selatan, Senin (13/10/2025). Foto: Gerilya Institute

TANGERANG, BANPOS – Kinerja Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam mengelola sektor minyak dan gas (migas) menunjukkan tren positif di tahun pertama Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Lifting migas nasional tercatat naik signifikan dan telah melampaui asumsi target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada semester I 2025 atau mencapai rata-rata 111,9 persen. Selanjutnya, terjadi kenaikan lifting dari sekitar 430 ribu menjadi hampir 600 ribu barel.

Baca Juga

Bahlil Pastikan Sanksi Tanpa Ampun Menanti Tambang Penyebab Banjir Sumatera

Bahlil Pastikan Sanksi Tanpa Ampun Menanti Tambang Penyebab Banjir Sumatera

Desember 5, 2025
Bahlil Lahadalia Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Transisi Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Transisi Energi Nasional

November 26, 2025
Menteri ESDM Bahlil Luncurkan Kampanye Merdeka dari Kegelapan, Kebut Pemerataan Akses Listrik di Daerah 3T

Menteri ESDM Bahlil Luncurkan Kampanye Merdeka dari Kegelapan, Kebut Pemerataan Akses Listrik di Daerah 3T

Oktober 29, 2025
Kalau Pemprov Tak Berdaya, Lebih Baik Panggil Bahlil untuk Atasi Masalah Tambang

Kalau Pemprov Tak Berdaya, Lebih Baik Panggil Bahlil untuk Atasi Masalah Tambang

Oktober 28, 2025

“Hal ini sudah selaras dengan Asta Cita yang dicanangkan oleh Pemerintah,” kata pengamat energi dari Gerilya Institute, Subhkan Agung Sulistio, di acara diskusi bertajuk ‘Satu Tahun Prabowo-Gibran: Sudah Berdaulatkah Kita dalam Energi?’ di Tangerang Selatan, Senin (13/10/2025).

Subkhan mengungkapkan, langkah yang dilakukan Menteri Bahlil menunjukkan ada perbaikan tata kelola di lapangan. Namun, untuk menjaga tren positif, Pemerintah perlu membuka wilayah kerja baru dan menemukan cadangan minyak baru.

Dijelaskannya, inovasi teknologi dan efisiensi biaya menjadi faktor penting dalam peningkatan produksi. Teknologi baru, dianggap membantu mengoptimalkan sumur yang sebelumnya dianggap tidak produktif.

“Tapi kalau kita mau jangka panjang, eksplorasi wilayah baru adalah kuncinya,” katanya.

Diungkapkannya, salah satu kebijakan di era Menteri Bahlil yang mendapat perhatian publik adalah legalisasi sumur minyak rakyat. Pemerintah, memberikan izin kepada masyarakat untuk mengelola sumur-sumur tua yang sudah tidak ekonomis bagi perusahaan besar.

“Itu langkah tepat. Sumur tua hasilnya kecil, jadi lebih baik diserahkan ke masyarakat. Setidaknya ini mendorong kemandirian energi di tingkat lokal,” ujar Subhkan.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul menilai capaian di sektor energi ini tidak bisa dilepaskan dari upaya Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menata ulang tata kelola sumber daya alam nasional.

“Prabowo sedang melakukan reset besar-besaran terhadap tata kelola ekonomi, termasuk energi. Ia sedang menghitung ulang kekayaan negara dan memastikan tidak ada lagi kelompok rente yang bermain di tengah,” kata Adib.

Menurut Adib, sejumlah program seperti hilirisasi tambang, pembangunan smelter, hingga legalisasi sumur rakyat adalah langkah konkret menuju kedaulatan energi.

Namun, kata dia, tantangan besar yang dihadapi bukan hanya pada sisi kebijakan teknis, tetapi juga pada narasi publik.

“Sering kali yang jadi masalah adalah komunikasi. Potongan-potongan video atau pernyataan di media sosial membentuk persepsi negatif, padahal arah kebijakannya baik,” ujarnya.

Senada, pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Korry El Yana menilai, banyak kebijakan energi gagal dipahami masyarakat karena penyampaiannya tidak utuh.

Selain itu, dia menilai maraknya narasi buzzer dan opini liar di media sosial memperburuk persepsi terhadap Pemerintah. “Karena komunikasinya tidak lengkap, yang muncul justru potongan-potongan video dan komentar yang menyesatkan,” kata Korry.

Dia pun mendorong Pemerintah membentuk satu kanal komunikasi resmi yang menjelaskan kebijakan energi secara menyeluruh dan berbasis data.

“Kalau komunikasinya terbuka dan melibatkan pakar, masyarakat bisa percaya. Jangan sampai program bagus malah tenggelam karena framing negatif di media sosial,” pungkasnya. (*)

Source: RM.ID
Tags: APBNBahlil LahadaliaGerilya Institutementeri ESDM
ShareTweetSend

Berita Terkait

Bahlil Pastikan Sanksi Tanpa Ampun Menanti Tambang Penyebab Banjir Sumatera
NASIONAL

Bahlil Pastikan Sanksi Tanpa Ampun Menanti Tambang Penyebab Banjir Sumatera

Desember 5, 2025
Bahlil Lahadalia Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Transisi Energi Nasional
EKONOMI

Bahlil Lahadalia Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Transisi Energi Nasional

November 26, 2025
Menteri ESDM Bahlil Luncurkan Kampanye Merdeka dari Kegelapan, Kebut Pemerataan Akses Listrik di Daerah 3T
NASIONAL

Menteri ESDM Bahlil Luncurkan Kampanye Merdeka dari Kegelapan, Kebut Pemerataan Akses Listrik di Daerah 3T

Oktober 29, 2025
Kalau Pemprov Tak Berdaya, Lebih Baik Panggil Bahlil untuk Atasi Masalah Tambang
PERISTIWA

Kalau Pemprov Tak Berdaya, Lebih Baik Panggil Bahlil untuk Atasi Masalah Tambang

Oktober 28, 2025
Golkar Tetap Yakin Kepada Presiden Prabowo Setelah Setahun Memerintah
POLITIK

Golkar Tetap Yakin Kepada Presiden Prabowo Setelah Setahun Memerintah

Oktober 20, 2025
Tata Kelola Tambang Era Prabowo-Gibran Dinilai Ke Arah Kedaulatan Energi
NASIONAL

Tata Kelola Tambang Era Prabowo-Gibran Dinilai Ke Arah Kedaulatan Energi

Oktober 14, 2025
Next Post
Sekjen PKB: Wacana Menutup Al Khoziny Gegabah Dan Tuna Pesantren

Sekjen PKB: Wacana Menutup Al Khoziny Gegabah Dan Tuna Pesantren

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh