JAKSEL, BANPOS – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, mendatangi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2025).
Gus Irfan yang mengenakan batik cokelat dengan peci hitam, tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 13.50 WIB.
Ditanya soal tujuannya datang ke markas komisi pimpinan Setyo Budiyanto cs, Gus Irfan hanya melemparkan senyum. Dia berjanji akan memberikan pernyataan usai pertemuan dengan pihak KPK.
Sementara Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, kedatangan Gus Irfan adalah untuk melakukan audiensi.
“Dalam kerangka pencegahan korupsi,” ungkap Budi, Jumat (3/10/2025).
Dia menegaskan, KPK tidak hanya mendukung melalui upaya-upaya penindakan saja, tetapi juga pencegahan.
Salah satunya, melalui kajian untuk memotret titik-titik rawan korupsi dan memberikan rekomendasi perbaikan sistem dalam penyelenggaraan ibadah ini.
“KPK berharap melalui kedua pendekatan tersebut, penindakan dan pencegahan, menjadi pemantik bagi perbaikan salah satu pelayanan publik ini,” ucapnya.
KPK, lanjut Budi, juga selalu terbuka dalam bersinergi dan berkolaborasi dengan kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah dalam upaya pemberantasan korupsi salah satunya untuk mendukung perwujudan good governance. (*)


Discussion about this post