JAKARTA, BANPOS – Yani, seorang wirausaha kuliner berusia 50 tahun yang telah menekuni bisnis nasi kuning dan bakso selama 11 tahun, berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji.
Pencapaian ini diraih berkat solusi yang ditawarkan oleh Pegadaian, khususnya melalui produk Arrum Haji. Salah satu produk yang Pegadaian untuk mengEMASkan Indonesia.
Yani menceritakan rutinitasnya sebagai pedagang yang harus membuka warung dari pukul 05.00 hingga 11.00 WIB, dilanjutkan dengan persiapan bahan baku pada malam hari.
Usaha yang dimulai pada tahun 1995 hanya dengan 3 liter beras ini, kini telah memiliki banyak pelanggan setia. Namun, di tengah perjalanan usahanya, Ibu Yani tak luput dari masa-masa sulit.
“Di saat saya kekurangan uang, saya menggadaikan apa saja yang saya miliki demi mencukupkan modal yang saya butuhkan,” ujar Yani dikutip dari akun YouTube Pegadaian Official, Selasa (30/9).
Kondisi inilah yang mempertemukannya dengan Pegadaian, yang kemudian berperan besar dalam membantu solusi modal penjualannya.
Setelah melewati berbagai tantangan usaha, Yani dan suaminya mulai memimpikan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Impian tersebut akhirnya mendapat jalan terang ketika mereka diperkenalkan dengan produk Arrum Haji dari Pegadaian.
“Alhamdulillah yang tadinya sebatas angan-angan, kini berkat Arrum Haji, impian kami untuk ke Tanah Suci bisa terwujud,” tuturnya.
Yani berharap melalui produk ini, banyak orang lain dapat merasakan manfaat yang sama dan mewujudkan impian mereka ke Baitullah. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pegadaian:
“Terima kasih Pegadaian. Semoga senantiasa memberikan manfaat dan kemudahan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Terpisah, Ana Keni, seorang Master of Ceremony (MC) yang juga berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan pengusaha kecil-kecilan di bidang persewaan baju dan MUA, berbagi kisah inspiratifnya dalam meraih porsi haji.
Keberangkatannya ke Baitullah semakin dekat berkat langkah mudah melalui produk Arrum Haji Pegadaian.
Ana Keni menceritakan kedekatannya dengan Pegadaian yang sudah terjalin sejak ia berusia empat tahun, ketika ibunya rutin bertransaksi untuk membiayai pendidikan.
Titik balik niatnya berhaji terjadi pada tahun 2022, saat ia ditunjuk menjadi MC untuk seminar Arrum Haji Pegadaian.
Ana Keni mengaku sangat tersentuh oleh perkataan seorang pemateri yang mempertanyakan anggapan “tidak mampu” berhaji, padahal Allah SWT telah mencukupkan rezeki.
Tersadar akan simpanan logam mulia yang dimilikinya di rumah, Ana Keni pun berpikir untuk menggunakannya demi mendapatkan porsi haji.
Setelah berkonsultasi dengan staf Pegadaian, Ana Keni mendaftarkan diri. Ia menemukan bahwa proses untuk mendapatkan porsi haji melalui produk Arum Haji sangatlah mudah.
”Ternyata caranya cukup mudah, hanya dengan 3,5 gram emas saja, kita sudah mendapatkan satu porsi haji,” jelas Ana Keni.
Berkat kemudahan ini, ia dan suami kini telah mendapatkan porsi haji, menjadikan langkah mereka menuju Baitullah semakin dekat.
Ana Keni menambahkan bahwa selama bertransaksi, ia tidak pernah menemukan kesulitan. Ia juga menekankan bahwa semua proses di Pegadaian aman karena terdaftar dan diawasi oleh OJK.
“Terima kasih Pegadaian, telah memudahkan langkah saya menuju Baitullah,” tutupnya.
Seperti diketahui, PT Pegadaian hadir untuk memberikan solusi terbaik mewujudkan tingginya niat suci masyarakat Indonesia untuk berhaji melalui produk Pembiayaan Porsi Haji atau dikenal dengan Arrum Haji.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menjelaskan, produk Arrum Haji hadir untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat yang memiliki niat untuk berhaji tanpa merasa terbebani.
Karena, Arrum Haji akan membantu masyarakat untuk bisa mendapatkan porsi haji dan nomor antrian pelaksanaan ibadah haji.
Dijelaskannya, untuk mendaftar produk Pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian, dengan akad syariah masyarakat hanya perlu menyiapkan dokumen data diri serta agunan berupa Logam Mulia atau Tabungan Emas Pegadaian seberat 3,5 gram maupun emas perhiasan senilai Rp5 juta.
“Agunan yang diserahkan ke Pegadaian gunanya untuk mendaftar dan mendapatkan nomor porsi haji. Ketika pembiayaan selesai, jaminan emas dapat dikembalikan ke nasabah atau juga bisa dipergunakan untuk biaya pelunasan haji saat lunas nantinya,” jelas Selfi dalam siaran pers Pegadaian.
Selfi juga menambahkan, bagi masyarakat yang ingin mengakses produk Arrum Haji dapat langsung datang ke outlet Pegadaian Syariah dan outlet konvensional yang tersebar di seluruh Indonesia, Agen Pegadaian maupun secara daring melalui aplikasi Pegadaian Digital yang semua prosesnya nanti akan didampingi oleh petugas Pegadaian.
“Kini masyarakat khususnya umat muslim tidak perlu khawatir lagi untuk menggapai mimpi menginjakkan kaki ke tanah suci. Pegadaian akan memberikan kenyamanan dan solusi terbaik, dimana nasabah diberikan tenggat pembiayaan Arrum Haji yang relatif lama, mulai dari 1 tahun hingga maksimal 5 tahun,” tambahnya. (*)


Discussion about this post