SERANG, BANPOS – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten pada 4 Oktober mendatang harus dimaknai sebagai refleksi atas pelayanan publik yang diberikan aparatur pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Peringatan HUT bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi cermin bagi seluruh aparatur Pemprov Banten dalam melayani masyarakat,” kata Andra Soni di Serang, Selasa (30/09/2025).
Ia menekankan, usia seperempat abad bagi Provinsi Banten harus mampu menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan, dan pemberantasan praktik korupsi. Visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi menurutnya hanya bisa diwujudkan melalui komitmen bersama seluruh aparatur dan partisipasi masyarakat.
Sementara Sekretaris Daerah Banten Deden Apriandhi menambahkan, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-25 telah disiapkan dengan menekankan prinsip keterlibatan masyarakat secara langsung.
“Mulai 26 September hingga November akan ada berbagai kegiatan. Masyarakat diajak untuk berpartisipasi, dari istigasah bersama santri, festival jajanan, hingga ziarah ke Banten Lama,” ujarnya.
Deden menyebutkan, semangat kesederhanaan akan mewarnai seluruh agenda. Bahkan, gubernur dan wakil gubernur direncanakan hadir di sejumlah titik perayaan untuk bertemu langsung dengan masyarakat.
“Ini bukan perayaan yang berjarak, tetapi momentum kebersamaan dengan rakyat,” katanya.
Ia menambahkan, Pemprov Banten juga menyiapkan penghargaan bagi wajib pajak yang taat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Saat ini proses seleksi sedang berjalan dan akan diumumkan pada puncak peringatan,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-25 Provinsi Banten meliputi rapat paripurna, istigasah, zikir dan doa bersama, festival kuliner khas daerah, serta sejumlah acara lain yang dirancang untuk memperkuat ikatan sosial masyarakat.(ANTARA)









Discussion about this post