Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Lindungi Anak Sejak Dini dari Penyakit DBD

by Tim Redaksi
September 19, 2025
in KESEHATAN
Lindungi Anak Sejak Dini dari Penyakit DBD

TANGERANG, BANPOS – Lindungi anak sejak dini dari Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit DBD masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak pada seluruh kelompok usia, termasuk anak-anak.

Penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, yang paling aktif menggigit pada pagi hingga sore hari.

Baca Juga

Dinkes Lebak Adakan sosialisasi PHBS Mencegah Penyebaran DBD

Dinkes Lebak Adakan sosialisasi PHBS Mencegah Penyebaran DBD

Agustus 28, 2025
Dinkes Lebak Minta Warga Optimalkan Gotong Royong Cegah Kasus DBD

Dinkes Lebak Minta Warga Optimalkan Gotong Royong Cegah Kasus DBD

Agustus 11, 2025

Puncak El Nino, Waspada DBD

Agustus 24, 2023

Nyamuk ini dikenal dengan corak belang hitam putih di tubuhnya dan sering ditemukan di lingkungan tempat tinggal.

Data menunjukkan bahwa 73% kasus DBD terjadi pada kelompok usia 5 hingga 44 tahun, dan kelompok usia 5 hingga 14 tahun mencatat jumlah kematian terbanyak akibat penyakit ini.

Fakta ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memberikan perlindungan dini terhadap anak-anak dari ancaman DBD, baik melalui pencegahan lingkungan maupun upaya medis.

Menurut dr. Venty, Sp.A, CIMI, Dokter Spesialis Anak di Bethsaida Hospital Gading Serpong, penularan DBD terjadi ketika nyamuk Aedes aegypti menggigit manusia untuk menghisap darah yang dibutuhkan guna mematangkan telurnya.

Uniknya, nyamuk betina ini bisa menggigit beberapa orang sekaligus dalam waktu singkat.

“Karena daya jelajah terbangnya terbatas hanya sekitar 100 hingga 200 meter, risiko penularan paling besar justru berada di sekitar lingkungan rumah. Nyamuk ini menyukai tempat gelap dan lembap seperti pakaian tergantung di balik pintu, kolong meja, atau kursi, dan berkembang biak di penampungan air bersih yang tidak bersentuhan langsung dengan tanah, seperti tong air hujan dan wadah bekas,” jelasnya.

Siklus hidup nyamuk Aedes aegypti berlangsung sangat cepat, hanya memerlukan waktu sekitar 7 hingga 10 hari dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa. Telur yang bersentuhan dengan air akan berubah menjadi jentik, kemudian menjadi kepompong, dan akhirnya menjadi nyamuk dewasa yang siap menularkan virus. Oleh karena itu, pengurasan tempat penampungan air minimal seminggu sekali sangat penting untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk ini.

“Jika anak mengalami demam tinggi dan dicurigai terkena DBD, orang tua disarankan untuk segera memberikan cairan yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi, mengompres tubuh anak dengan air hangat, memberikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter, serta memantau kondisi anak secara berkala. Bila muncul tanda bahaya, anak harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Lanjut dr. Venty, DBD pada anak dapat berkembang dengan cepat sehingga deteksi dini dan pemberian cairan yang cukup sangat membantu mencegah kondisi menjadi lebih parah. Ia menegaskan bahwa orang tua harus peka terhadap gejala awal dan tidak menunda pemeriksaan medis.

Untuk pencegahan di rumah, langkah utama yang disarankan adalah menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas. Langkah tambahan lainnya meliputi menaburkan larvasida di tempat penampungan air, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti-nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela, dan menggunakan kelambu saat tidur.

“Melibatkan anak dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah juga dapat menjadi metode edukatif yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam upaya pencegahan,” terangnya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, vaksinasi dengue juga menjadi salah satu bentuk perlindungan tambahan terhadap DBD. Vaksin ini bekerja dengan cara membentuk kekebalan tubuh terhadap virus dengue dan direkomendasikan bagi anak-anak mulai usia 4 tahun hingga dewasa usia 60 tahun.

“Selain 3M Plus, perlindungan tambahan terhadap DBD dapat diberikan melalui vaksinasi dengue,” ujar dr. Venty.

Untuk mendukung pencegahan dan penanganan DBD secara komprehensif, Bethsaida Hospital Gading Serpong menyediakan layanan Klinik Anak yang lengkap. Fasilitas ini mencakup konsultasi dengan dokter spesialis anak berpengalaman, layanan diagnostik modern, serta ketersediaan vaksinasi, termasuk vaksin dengue.

“Kami berkomitmen memberikan layanan optimal agar anak-anak tumbuh sehat dan terlindungi,” tutup dr. Pitono, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong.

Demam berdarah dapat menyerang kapan saja dan siapa saja. Dengan langkah pencegahan yang tepat dari rumah, deteksi dini gejala, serta perlindungan vaksinasi, orang tua dapat membantu melindungi anak-anak mereka dari penyakit berbahaya ini. (*)

Source: SATELITNEWS
Tags: Demam Berdarah Dengue (DBD).dr. VentyWaspada Penyakit DBD
ShareTweetSend

Berita Terkait

Dinkes Lebak Adakan sosialisasi PHBS Mencegah Penyebaran DBD
KESEHATAN

Dinkes Lebak Adakan sosialisasi PHBS Mencegah Penyebaran DBD

Agustus 28, 2025
Dinkes Lebak Minta Warga Optimalkan Gotong Royong Cegah Kasus DBD
KESEHATAN

Dinkes Lebak Minta Warga Optimalkan Gotong Royong Cegah Kasus DBD

Agustus 11, 2025
KESEHATAN

Puncak El Nino, Waspada DBD

Agustus 24, 2023
Next Post
Distan Lebak Salurkan Pupuk Subsidi untuk Cegah Penyelewengan

Distan Lebak Salurkan Pupuk Subsidi untuk Cegah Penyelewengan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh