LEBAK, BANPOS – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak memberikan sertifikat tanah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sebagai bukti untuk mendukung kelancaran pembangunan sekolah rakyat di Kampung Cimampang, Desa Pengarangan, Kecamatan Pengarangan, Kabupaten Lebak.
Sertifikat tanah dengan luas sekitar 8,8 hektar itu, diserahkan langsung oleh Kepala BPN Lebak Akhda Jauhari, kepada Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, di Gedung Negara, Rabu (17/9).
Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya mengaku, sangat mengapresiasi atas sinergi dan koordinasi yang baik, antara pemerintah daerah dengan BPN dalam hal percepatan legalisasi aset pendidikan.
“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPN beserta jajaran, yang telah bergerak cepat dalam penyelesaian sertifikat,” kata Hasbi, Kamis (18/9).
Dia menilai, proses cepat legalitas aset pendidikan yang diserahkan pihak BPN Lebak, bagian dari kerja nyata dan sinergisitas yang baik dalam mewujudkan program Presiden RI Prabowo Subianto.
“Penyerahan sertifikat ini, bentuk nyata sinergi kita dalam mewujudkan keinginan Presiden, dalam upaya menghapuskan kemiskinan ekstrem,” katanya.
Bupati Hasbi mengungkapkan, di Kabupaten Lebak angka putus sekolah masih cukup tinggi. Maka dari itu, ia berharap dengan adanya pembangunan sekolah rakyat di Lebak, dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi angka putus sekolah sekaligus menghapuskan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lebak.
“Dengan legalitas yang telah dimiliki, Pemkab Lebak diharapkan dapat lebih leluasa dalam merencanakan pengembangan fasilitas pendidikan kedepannya,” tandasnya.
Sementara, Kepala BPN Lebak, Akhda Jauhari mengatakan, sertifikat ini merupakan salah satu komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan percepatan legalisasi aset sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat.
“Ini adalah salah satu komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan sertifikat untuk membangun masyarakat, dan sekolah rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendidikan, dan mengurangi kemiskinan,” katanya.
Untuk diketahui, turut hadir mendampingi Bupati Lebak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lebak Azisp Suhendi, Kepala BKAD Halson Nainggolan, Kepala Dinas Sosial Eka Darmana Putra, dan Kabag Ekonomi Setda Lebak. (*)

Discussion about this post