SERANG, BANPOS – Maraknya kasus anak terlantar di Kota Serang, menjadi sorotan Pusat Studi dan Informasi Regional (PATTIRO) Banten. Mereka menilai, Pemkot Serang masih belum serius menangani persoalan itu.
Demikian disampaikanu Deputi PATTIRO Banten, Amin Rohani. Ia menilai, hal itu terjadi karena Pemkot Serang belum menaruh perhatian serius terhadap upaya penanganan persoalan tersebut.
“Saya rasa memang belum jadi perhatian serius Pemerintah Kota Serang. Terbukti, kita belum punya rumah pemberdayaan anak terlantar misalnya,” kata Amin, Selasa (17/9).
Oleh karenanya, Amin merasa, Pemerintah Kota Serang perlu melakukan evaluasi terhadap seluruh program-program kerja mereka, khususnya program kerja yang dijalankan oleh Dinsos Kota Serang.
Apakah program kerja yang disusun dan dijalankan sudah cukup efektif untuk menjawab persoalan itu, atau justru adalah masalah lain yang mesti segera dibenahi.
“Tentu ini jadi bahan evaluasi Dinsos. Mereka harus melihat lagi efektivitas program pengentasan anak terlantar, sejauh ini bagaimana soal anggarannya,” ucapnya.
“Tentu keberpihakan anggaran dan pembuatan program sistematis untuk menyelesaikannya dimulai dari identifikasi anak-anaknya, penyediaan fasilitas hingga pemberdayaan.”
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi, tidak memberikan respon apapun ketika dihubungi untuk dimintai tanggapan perihal tingginya angka kasus anak terlantar di Kota Serang.
Pesan singkat dan telepon WhatsApp yang ditujukan padanya tidak menggubris padahal status nomor tersebut aktif. (*)






Discussion about this post