SERANG, BANPOS – Gubernur Banten Andra Soni yakin penyaluran tahap kedua program Sekolah Gratis rampung pada bulan akhir september 2025 seiring dengan kecepatan proses administrasi agar program itu bisa segera di rasakan bagi para pelajar di Banten.
“Jika sekolah ingin mempercepat proses administrasi Program Sekolah Gratis, sekolah harus mempercepat proses input data ke Dapodik,” kata Gubernur Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Selasa (16/9).
Ia menjelaskan input data pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi kunci agar tidak terjadi data ganda penerima manfaat Sekolah Gratis. Dengan demikian setiap siswa yang berhak akan tercatat dan memperoleh dukungan tanpa adanya hambatan.
Selain itu Andra menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banten berjalan secara lancar. Ia sangat optimistis kedua program tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Banten sekaligus menumbuhkan generasi yang unggul.
“Semangat belajar, hormati guru, dan sayangi teman, ke depan Pemprov Banten dapat memfasilitasi pendidikan anak-anak sekalian,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten Lukman menyampaikan tahap pertama Program Sekolah Gratis sudah menjangkau 49.790 siswa swasta, terdiri atas 9.124 siswa SMA, 38.707 siswa SMK, dan 1.959 siswa sekolah khusus (SKh).
Tahap kedua akan menambah jumlah penerima hingga total 65.770 siswa. Dari jumlah itu, 12.125 siswa berasal dari SMA, 50.159 siswa dari SMK, dan 2.669 siswa dari SKh.
“Dengan adanya Program Sekolah Gratis, sekolah swasta bisa meningkatkan mutu dan kualitas prasarana,” katanya.
Program ini diharapkan menjadi penopang peningkatan akses pendidikan di Banten, khususnya bagi siswa di sekolah swasta. Pemerintah Provinsi Banten menargetkan tidak ada lagi siswa yang terbebani biaya sekolah. (*)










Discussion about this post