JAKARTA, BANPOS – Produsen garmen terbesar di Indonesia, PT Pan Brothers Tbk secara resmi mengundurkan diri dari keanggotaan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).
Keputusan ini diambil perusahaan agar lebih terfokus pada strategi bisnis dan kontribusi nyata dalam memperkuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.
Dalam keterangannya, PT Pan Brothers Tbk menyatakan bahwa keputusan ini didasari pertimbangan matang.
“Keputusan ini tidak diambil dengan ringan, namun kami percaya langkah ini merupakan pilihan yang tepat bagi PT Pan Brothers Tbk untuk tetap fokus pada strategi bisnis, komitmen keberlanjutan, dan kontribusi nyata dalam memperkuat industri tekstil Indonesia di panggung global,” ujar Vice CEO PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto dalam keterangan tertulis, Senin (15/9).
Menurut perusahaan, dengan seiring perkembangan industri TPT yang makin dinamis, terjadi pergeseran dari tujuan awal organisasi yang seharusnya menjadi platform bersama untuk memperjuangkan kepentingan seluruh pelaku usaha.
Karena itu, Pan Brothers Tbk menilai perlu adanya wadah asosiasi yang bersifat kolektif, kolegial, dan kondusif untuk memperkuat ekosistem TPT yang berdaya saing global secara inklusif.
Pan Brothers Tbk menegaskan meskipun tidak lagi menjadi bagian dari API, perusahaan akan terus berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Baik pemerintah, asosiasi lain, maupun komunitas internasional, demi mendorong pertumbuhan industri TPT Indonesia yang lebih berkelanjutan, berdaya saing, serta adaptif terhadap tantangan global.
Dengan semangat tersebut, Pan Brothers Tbk akan tetap berperan aktif dalam mendukung agenda dekarbonisasi, efisiensi energi, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan rantai pasok yang berkelanjutan dan inklusif.
Sebagai informasi, PT Pan Brothers Tbk adalah perusahaan garmen yang berdiri sejak tahun 1980 dan berfokus pada kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.
Perusahaan memproduksi berbagai jenis pakaian jadi untuk pasar global dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional dan industri tekstil Indonesia. (*)

Discussion about this post