SERANG, BANPOS – Polda Banten menanam jagung di lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan memperluas areal tanam.
Wakapolda Banten Kombes Pol Hendra Wirawan mengatakan penanaman jagung ini memiliki arti strategis dalam menjaga kemandirian pangan daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam jagung, tetapi memiliki makna strategis dalam mendukung kemandirian bangsa dan program Astacita Presiden. Ketahanan pangan adalah salah satu pilar utama bangsa yang berdaulat dan tahan terhadap tekanan global,” kata Hendra dalam keterangannya di Kota Serang, Selasa (09/09/2025).
Ia menjelaskan, lahan yang digunakan terdiri dari tiga lokasi, masing-masing 2,5 hektare di Kampung Mindi dan Kampung Babakan, serta 5 hektare di Kampung Penangkalan, Desa Kadu Agung.
“Bibit yang digunakan adalah jagung unggul varietas NK 212, yang telah terbukti produktif dan berkualitas tinggi,” ujarnya.
Menurut Hendra, program ini melibatkan kerja sama antara Polda Banten, Perhutani, pemerintah daerah, kelompok tani, serta unsur TNI dan Polri. Kolaborasi tersebut, katanya, penting untuk memperkuat ketersediaan pangan di tengah ancaman krisis global.
“Kami berharap masyarakat dan kelompok tani dapat terus menjaga dan mengawal hasil pertanian agar memberi manfaat jangka panjang. Dari tanah yang kita tanam hari ini, akan tumbuh harapan dan masa depan yang lebih baik,” kata Hendra.
Program ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam Astacita, seiring dengan upaya menekan inflasi pangan dan meningkatkan produksi jagung nasional.(ANTARA)





Discussion about this post