LEBAK, BANPOS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengoptimalkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui pelayanan petugas secara “jemput bola” ke masyarakat setempat.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Kabupaten Lebak dr Nining Tilawah di Lebak, Senin (08/09/2025), menjelaskan petugas puskesmas mendatangi, antara lain masyarakat, sekolah, pondok pesantren, dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah untuk melakukan CKG.
Pelayanan kesehatan dalam program itu, antara lain penapisan kesehatan, pemeriksaan jantung, gigi, berat badan, telinga, tes darah, dan deteksi faktor risiko penyakit.
Program CKG yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu, bermanfaat bagi masyarakat karena mendeteksi dini dan mencegah penyakit sehingga warga tidak terkena risiko penyakit serta menghindarkan komplikasi penyakit.
Ia mengatakan warga yang dinyatakan positif teridentifikasi mengidap penyakit tidak menular (PTM), seperti jantung, hipertensi, diabetes melitus, dapat segera diberikan rujukan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan rutin.
Berdasarkan data Dinkes Lebak, hingga Rabu (3/9), jumlah warga yang sudah mengikuti CKG tercatat 56.656 jiwa.
Pihaknya telah mengeluarkan instruksi kepada 43 puskesmas yang tersebar di 28 kecamatan agar mengoptimalkan pelayanan CKG dengan mengunjungi masyarakat, sekolah, pondok pesantren, dan OPD.
Pihaknya menargetkan 90 persen dari total jumlah warga Lebak yang 1,5 juta jiwa itu, menjalani CKG.
“Termasuk masyarakat Badui,” kata Nining.
Ia menjelaskan program CKG untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah itu.
“Kita mengajak seluruh komponen masyarakat, sekolah, pondok pesantren, hingga organisasi perangkat daerah dilakukan pemeriksaan CKG,” katanya.
Ahmad (45), warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku sudah dilakukan CKG oleh petugas puskesmas setempat dengan hasil sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit.
“Kita merasa lega setelah dilakukan CKG tidak memiliki riwayat penyakit tidak menular setelah beberapa hari kerap kali kondisi tubuh lemas,” katanya.(ANTARA)

Discussion about this post