JAKARTA, BANPOS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada awal perdagangan, Senin (8/9/2025). IHSG naik 42,27 poin atau 0,54 persen ke posisi 7.909,62 dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.867,34.
Pada pembukaan pagi ini, sebanyak 285 saham bergerak di zona hijau, 148 saham berada di zona merah, sementara 217 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 1,10 triliun dengan volume perdagangan 1,54 miliar saham.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyoroti pengaruh data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan pelemahan signifikan. Data US Change in Non-farm Payrolls tercatat turun dari 79.000 menjadi hanya 22.000.
“Data itu seolah mengkonfirmasi bahwa permintaan tenaga kerja melemah lebih cepat daripada pasokan tenaga kerja,” ujarnya dalam riset harian, Senin (8/9/2025).
Menurut Nico, kondisi tersebut membuat tingkat pengangguran AS berada pada level tertinggi sejak 2021, sehingga memunculkan kekhawatiran baru di kalangan pelaku pasar dan investor global.
Meskipun IHSG sempat menguat di awal perdagangan, Nico memperkirakan potensi pelemahan masih ada. “Berdasarkan analisis teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 7.600 hingga 7.900,” katanya. (*)

Discussion about this post