SERANG, BANPOS – Masa kerja Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah dan wakilnya, Muhammad Najib Hamas, telah memasuki 100 hari kerja.
Memasuki 100 hari kerja itu, Bupati dan Wakil Bupati Serang dinilai telah melakukan berbagai perbaikan dan penataan internal dengan baik.
Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Fadlullah, mengatakan bahwa konsolidasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dengan masyarakat sudah berjalan dengan sangat baik.
βBupati dan wakilnya juga kompak. Begitu juga sinergisitas dengan DPRD Kabupaten Serang berjalan baik. Ini yang penting sebagai pondasi bagi pemerintahan yang kuat,β ujar Fadlullah, Selasa (2/9).
Fadlullah melihat, Bupati Ratu Zakiyah dan Wabup Najib Hamas sudah bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.
Menurut Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untirta ini, keduanya saling mengisi dan menguatkan sehingga dapat berjalan seirama.
βKekompakan bupati dan wakil bupati menjadi kunci utama bagi roda pemerintahan agar berjalan dengan sehat. Saya melihat Bupati dan Wabup senada sehingga memudahkan dalam menjalankan visi dan misi Serang Bahagia,β tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Fadlullah berharap agar Pemerintah Kabupaten Serang juga fokus dengan tugas utama yakni pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar (SD-SMP) bermutu untuk semua.
Termasuk di dalamnya sekolah swasta dan pesantren.
βKita tahu bahwa background Bupati sekarang adalah seorang pendidik. Tentu ia sangat paham dengan seluk beluk dunia pendidikan dan tahu bagaimana memajukan pendidikan di daerahnya,β katanya.
Selain itu, Fadlullah juga berharap Bupati bisa menangani promosi kesehatan dan pembangunan ekonomi di tingkat desa melalui pasar rakyat, koperasi, kelompok tani dan nelayan.
βHal lain yang juga penting diperhatikan adalah pembukaan lapangan kerja di sektor industri dan jasa,β ucapnya.
Hal senada disampaikan akademisi UIN SMH Banten, Hidayatullah. Ia mengatakan, program kerja 100 hari Bupati Serang dan Wabup merupakan peta jalan untuk mencapai visi Kabupaten Serang bahagia.
βDi sini perlu kerja sama dengan multi stakeholders. Wilayah Kabupaten Serang yang luas dan problemnya lebih kompleks perlu kolaborasi dengan pihak strategis lainnya baik media maupun institusi perguruan tinggi dan masyarakat luas,β tandasnya. (*)



Discussion about this post