Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

PDPI: Bahaya Jika Gas Air Mata Masuk ke Dalam Paru-paru

by Tim Redaksi
Agustus 29, 2025
in KESEHATAN
PDPI: Bahaya Jika Gas Air Mata Masuk ke Dalam Paru-paru

Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya membubarkan massa aksi dengan menembakkan gas air mata di depan Mako Brimob Kwitang Jakarta Pusat pada Jumat (29/8/2025) sore. ANTARA/Mario Sofia Nasution

JAKARTA, BANPOS – Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengingatkan kepada masyarakat bahwa gas air mata berbahaya bagi kesehatan apalagi sampai terhirup masuk ke dalam paru-paru.

“Secara umum gas air mata dapat menimbulkan dampak pada kulit, mata dan paru serta saluran pernapasan,” kata Ketua Majelis Kehormatan PDPI Prof. Tjandra Yoga Aditama saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Dzikir Kebangsaan di Tugu Proklamasi, Hidupkan Kembali Spirit 9 Ramadan

Februari 27, 2026
Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue

Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue

Februari 24, 2026

Pengurus Wilayah SEMMI Siap Kawal Jakarta sebagai Kota Global Berkeadilan

Januari 31, 2026
Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti

Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti

Januari 30, 2026

Prof. Tjandra menyatakan gas air mata mengandung beberapa bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh, seperti chloroacetophenone (CN), chlorobenzylidenemalononitrile (CS), hloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA) dan dibenzoxazepine (CR).

Kandungan kimia yang masuk ke dalam paru dapat berisiko gejala akut dalam paru dan saluran napas yang berupa dada berat, batuk, tenggorokan seperti tercekik, batuk, bising mengi, dan sesak napas.

Dalam keadaan tertentu bahkan seseorang bisa mengalami gawat napas atau respiratory distress.

Orang yang memiliki penyakit seperti asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), gas air mata dapat menimbulkan serangan sesak napas akut yang bukan tidak mungkin berujung di gagal napas (respiratory failure).

Dampak lainnya akan merasa seperti terbakar di bagian mata, mulut dan hidung. Orang yang terkena gas itu bisa pula mengalami pandangan kabur dan kesulitan menelan.

“Juga dapat terjadi semacam luka bakar kimiawi dan reaksi alergi,” kata Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara itu.

Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI di bidang kesehatan ikut mengingatkan meski dampak utama gas air mata adalah dampak akut yang segera timbul, pada keadaan tertentu dapat terjadi dampak kronik berkepanjangan.

“Hal ini terutama kalau paparan berkepanjangan, dalam dosis tinggi dan apalagi kalau di ruangan tertutup,” ujar Prof. Tjandra.

Ia menekankan bahwa tingkat risiko kesehatan dari gas air mata bergantung dengan besarnya dosis gas yang mengenai tubuh, kepekaan terhadap zat kimia dalam gas yang mungkin dapat memunculkan gangguan kesehatan tertentu bagi yang terpapar, serta lokasi paparan gas terjadi, baik di ruang tertutup atau terbuka.

“Semakin besar paparannya tentu akan makin buruk akibatnya. Demikian juga dampaknya akan bergantung bagaimana aliran udara yang membawa gas beterbangan, apakah ada kebetulan ada angin kencang ketika ada gas air mata,” ucapnya. (*)

Source: ANTARA
Tags: Gas air mataJakartaPerhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Dzikir Kebangsaan di Tugu Proklamasi, Hidupkan Kembali Spirit 9 Ramadan

Februari 27, 2026
Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue
PERISTIWA

Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue

Februari 24, 2026
PERISTIWA

Pengurus Wilayah SEMMI Siap Kawal Jakarta sebagai Kota Global Berkeadilan

Januari 31, 2026
Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti
HUKRIM

Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti

Januari 30, 2026
Siswa Sekolah Rakyat Belajar di Perpusnas Rasakan Literasi Inklusif
KESRA

Siswa Sekolah Rakyat Belajar di Perpusnas Rasakan Literasi Inklusif

Desember 15, 2025
BNNP Banten Perketat Jalur Darat Antarpulau Cegah Selundupan Narkoba
HUKRIM

BNNP Banten Perketat Jalur Darat Antarpulau Cegah Selundupan Narkoba

November 25, 2025
Next Post
Pendaftaran Ditutup, Irfan Ali Hakim Calon Tunggal Ketua KONI Kota Cilegon

Pendaftaran Ditutup, Irfan Ali Hakim Calon Tunggal Ketua KONI Kota Cilegon

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh