JAKARTA, BANPOS – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, PT Delta Sukses Teknologi menggelar aksi peduli lingkungan bertajuk “Bersama Menjaga Alam: Aksi Peduli Bumi” dengan menanam 1.000 pohon mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini merupakan kontribusi nyata perusahaan kepada pelestarian ekosistem pesisir sekaligus untuk mendukung ketahanan iklim nasional.
Program ini terlaksana berkat kolaborasi dengan CarbonEthics, pengembang solusi iklim alami berbasis teknologi. Seremoni penanaman simbolik dimulai di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta, sebelum jajaran manajemen dan karyawan perusahaan turun langsung menanam mangrove di lokasi utama.
Pulau Harapan yang termasuk wilayah Taman Nasional Kepulauan Seribu dikenal sebagai destinasi wisata populer. Namun, pulau ini menghadapi tantangan lingkungan serius, berawal dari banjir rob yang kerap melanda hingga ancaman abrasi akibat aktivitas pengerukan pasir. Penanaman mangrove diharapkan dapat menjadi benteng alami melawan abrasi, menjaga keanekaragaman hayati pesisir, serta mendukung keberlanjutan ekowisata.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang selebrasi, tetapi juga momen reflektif untuk memperkuat kontribusi kita terhadap masa depan bangsa. Melalui aksi ini, kami ingin mendukung agenda pemerintah sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya melindungi alam bagi generasi mendatang,” ujar Harold Hutabarat, Commercial Director PT Delta Sukses Teknologi.
Indonesia menargetkan rehabilitasi 600.000 hektar kawasan mangrove hingga 2029, sejalan dengan komitmen Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) untuk pengendalian perubahan iklim. Mangrove menjadi kunci pencapaian FOLU Net Sink 2030 karena kemampuannya menyerap karbon hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan hutan daratan.
Penanaman 1.000 pohon mangrove oleh PT Delta Sukses Teknologi diproyeksikan dapat menyerap hingga 33.000 kg CO₂e selama 20 tahun. Selain manfaat ekologis, program ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar melalui ekowisata dan budidaya ramah lingkungan.
Co-Founder dan CEO CarbonEthics, Agung Bimo Listyanu, mengapresiasi langkah tersebut. “Inisiatif seperti ini penting untuk memperkuat gerakan kolektif menjaga ekosistem. Aksi bersama menjadi contoh konkret komitmen perusahaan dalam menciptakan masa depan yang lebih resilien terhadap perubahan iklim,” katanya.
Bagi PT Delta Sukses Teknologi, inisiatif ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan konsistensi dalam menjalankan bisnis yang adaptif dan bertanggung jawab. Dengan tetap fokus pada pengembangan teknologi, kualitas, keamanan, dan kepatuhan regulasi, perusahaan menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan.
“Kami meyakini perubahan positif harus dimulai dari dalam organisasi. Harapannya, langkah ini dapat menginspirasi pelaku industri lain untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan kepedulian. Karena keberlanjutan bukan sekadar program, melainkan komitmen jangka panjang yang harus dijalankan bersama,” tutup Harold. (RM.ID)



Discussion about this post