SERANG, BANPOS – Misteri keberadaan personel Brimob di lokasi pabrik PT Genesis akhirnya terpecahkan.
Kapolda Banten, Brigjen Pol Hengki, mengatakan bahwa personel Brimob yang berada di lokasi, merupakan penugasan resmi atas permohonan pengamanan dari pihak perusahaan.
“Di situ memang pengamanan sesuai dengan permintaan perusahaan. Dia (perusahaan) meminta bantuan,” ujarnya usai kunjungan ke Gedung Negara, Jumat (22/8) pagi.
Ia menuturkan, pihaknya dalam melakukan pengamanan tidak pandang bulu. Sehingga, permohonan yang diajukan oleh pihak perusahaan pun pihaknya penuhi.
“Kita kan Kepolisian memberikan semua di lini kehidupan masyarakat, termasuk kegiatan-kegiatan kita melakukan pengamanan sesuai dengan surat permintaan,” terangnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa untuk pengamanan industri seharusnya yang diturunkan adalah Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit).
“Sebenarnya seharusnya di Pamobvit, tapi keterbatasan personel makanya kita ada dari Brimob. Itu resmi pengamanan di sana,” katanya.
Meski begitu, Hengki memastikan jika dua oknum Brimob itu memang terbukti bersalah melakukan kekerasan pengeroyokan, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Sesuai mekanisme yang ada. Kita kan ada dari disiplin dari kode etik, penundaan kenaikan pangkat. Semua itu sudah dilakukan. Kecuali masyarakat sipil yang melakukan itu kan dia melalui penahanan badan dan sebagainya,” tandasnya. (*)



Discussion about this post