CILEGON, BANPOS – Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Presiden RI di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon pada Jumat (15/8) diwarnai aksi teriakan dari mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon.
Di tengah Rapat Paripurna tesebut, sejumlah mahasiswa masuk ke dalam ruang rapat dan langsung menyampaikan aspirasinya.
“Cilegon belum berdaulat, Cilegon belum merdeka, di tengah-tengah investasi yang ada di Kota Cilegon,” seru Ketua HMI Cabang Cilegon, Tubagus Rizki Andika, di tengah-tengah rapat paripurna sambil digiring keluar oleh petugas keamanan DPRD.
Rizki mengungkapkan bahwa Kota Cilegon belum berdaulat, belum merdeka 100 persen, karena adanya investasi asing yang masuk ke Cilegon tidak berdampak ke masyarakat.
“Desil 1, desil 4 itu kemiskinannya sampai 24,93 persen mencapai kemiskinan yang tinggi, investasi sangat tinggi juga untuk Kota Cilegon,” ujarnya.
Kata dia, tidak ada bedanya investasi asing dan imperialisme Belanda penjajah, ketika masuknya investasi tapi tidak menekan angka pengangguran.
Menurutnya, saat ini tingkat pengangguran masih tinggi dan tidak menyerap pengusaha lokal.
“Kota Cilegon diambang jurang kemiskinan, pemerintah harus menjalankan program-program yang harus menyentuh kepada masyarakat dan tugas dari pemda menjaga keadilan dan martabat masyarakat Kota Cilegon,” tegasnya.
“Di momentum Agustus yang merdeka, saya tegaskan Kota Cilegon belum merdeka, masyarakat Kota Cilegon rentan, dan berada di jurang kemiskinan,” tandasnya. (*)



Discussion about this post