JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,27 persen ke posisi Rp 16.158 per dolar AS pada perdagangan Jumat (15/8/2025), dibanding penutupan kemarin di level Rp 16.115 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pagi ini bervariasi. Won Korea Selatan naik tipis 0,01 persen, baht Thailand menguat 0,18 persen, dolar Singapura naik 0,04 persen, sementara ringgit Malaysia melemah 0,18 persen. Yen Jepang tercatat menguat 0,25 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,10 persen ke level 98,00. Di sisi lain, rupiah justru menguat terhadap beberapa mata uang global, yakni euro (1,14 persen ke Rp 18.773), poundsterling Inggris (0,33 persen ke Rp 21.862), dan dolar Australia (0,24 persen ke Rp 10.482).
Analis pasar keuangan, Lukman Leong, menjelaskan pelemahan rupiah terhadap dolar AS terjadi akibat rebound mata uang Negeri Paman Sam. Kondisi ini dipicu oleh data inflasi produsen AS yang lebih tinggi dari perkiraan, serta klaim pengangguran yang tercatat lebih rendah.
“Hal ini menyusul data yang menunjukkan inflasi di tingkat produsen AS yang naik lebih tinggi dari perkiraan. Serta data pekerjaan AS klaim pengangguran yang lebih rendah,” ujarnya.
Lukman memproyeksi, rupiah sepanjang hari ini akan bergerak di kisaran Rp 16.100 hingga Rp 16.200 per dolar AS.(RM.ID)

Discussion about this post