SERANG, BANPOS – Dua orang pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang resmi pindah ke Pemprov Banten.
Kedua pegawai itu, kini menjadi staf di salah satu Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Pemprov Banten.
Untuk diketahui, sejak awal tahun 2025, migrasi pegawai di lingkungan Pemkab Pandeglang ke Pemprov Banten mulai berlangsung.
Setidaknya, ada dua pejabat eselon III yang sudah pindah ke Pemprov Banten lebih dulu, yaitu Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Abdul Hadist Muntaha, dan Psikolog RSUD Berkah Pandeglang, Adi.
Selain itu, ada juga beberapa camat yang mengajukan pindah ke Pemprov Banten, namun belum mendapat persetujuan Gubernur Banten Andra Soni.
Prosesnya saat ini masih dalam pengajuan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang.
Selain pejabat eselon III, ada juga pejabat eselon II yang santer akan pindah ke Pemprov Banten, yaitu Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang, Roni; Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfosantik), Tb. Nandar Suptandar.
Selanjutnya, Inspektur Pandeglang, Hasan Bisri; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sutoto, dan Asda Bidang Administrasi Umum (Adum), Kurnia Satriawan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Banten, Deden Apriandhi, mengakui pihaknya sudah menerima dua orang pegawai Pemkab Pandeglang.
Keduanya, kata dia, sudah resmi bekerja sebagai staf disalah satu instansi pemerintahan di lingkungan Pemprov Banten.
“Setahu saya, yang sudah tercatat di saya, yang sudah pindah ke sini ada dua orang, namanya saya lupa. Tapi di sininya staf, nah di luar itu belum tahu,” katanya, Selasa (13/8/2025).
Deden mengakui, pihaknya menerima banyak pengajuan perpindahan pegawai, bukan hanya dari Kabupaten Pandeglang, melainkan dari kabupaten/kota lain di Banten.
Saat ini, semua usulan itu masih dalam tahap proses dan belum mendapatkan persetujuan dari Gubernur Banten Andra Soni.
“Kalau proses usulan pindahan ada beberapa, tapi belum mendapat persetujuan dari pak Gubernur, kan prosesnya juga panjang,” ujarnya.
Deden mengatakan, banyaknya pegawai yang mengajukam pindah itu karena beberapa hal, selain untuk jenjang karir, juga karena banyak posisi jabatan di Pemprov Banten yang mengalami kekosongan.
Meski demikian, pihaknya memastikan semua jabatan itu akan terisi diakhir tahun 2025 ini.
“Kalau tahun ini, InsyaAllah terisi, kita punya waktu sampai Desember tahun ini, ya mudah-mudahan saja semua kekosongan itu bisa terisi,” ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Formasi dan Mutasi BKPSDM Kabupaten Pandeglang, Furkon, membenarkan ada beberapa pejabat eselon III atau setingkat camat yang mengajukan pindah ke Pemprov Banten.
“Iya, ada beberapa camat memang mengajukan untuk pindah ke Pemprov Banten. Hanya saja, belum ada persetujuan dari pihak Pemprov Banten, kalau dari kita sudah kita usulkan perpindahan itu,” tuturnya.
Selain pejabat eselon III, ada juga beberapa pejabat eselon II yang mengajukan untuk pindah ke Pemprov Banten.
Akan tetapi, pihaknya belum bisa berbicara banyak mengenai hal itu, karena masih dalam proses.
“Iya ada, tetapi nantilah itumah, karena masih berproses dan belum mendapat persetujuan juga dari Pak Gubernur Banten. Ya mudah-mudahan saja, bisa segera ada kejelasan,” tandasnya. (*)








Discussion about this post