PANDEGLANG, BANPOS – Dalam upaya memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pandeglang menggelar Seminar Parenting Peningkatan Kapasitas Ketahanan Keluarga di Aula Gedung Pendopo Kabupaten Pandeglang, Selasa (12/8).
Kegiatan ini diikuti lebih dari 150 peserta yang terdiri atas orang tua, pendidik, tokoh masyarakat, dan kader PKK.
Hadir sebagai narasumber, Psikolog Keluarga, Aisah Dahlan, yang membawakan materi bertema ‘Membangun Komunikasi Positif dan Resiliensi Keluarga di Era Digital’.
Dalam pemaparannya, Aisah menjelaskan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya menyangkut aspek ekonomi, tetapi juga mencakup ketahanan psikologis, kualitas komunikasi, dan pola pengasuhan anak yang adaptif.
“Orang tua perlu memahami dinamika zaman, mengasuh dengan kasih sayang, namun tetap tegas dalam membentuk karakter anak,” ujarnya.
Ketua GOW Kabupaten Pandeglang, Linda Kurniasari, menyebut seminar ini sebagai bagian dari program strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis, dan berdaya saing.
“Ketahanan keluarga yang kuat akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narulita, menekankan pentingnya kesabaran, kecerdasan emosional, serta pengelolaan fungsi otak dalam pengasuhan di era digital.
“Ketika pulang ke rumah masing-masing, mari berbenah dan menatap pengasuhan anak yang baik. Parenting adalah pengasuhan, sementara neuro adalah syaraf, sehingga syaraf ini perlu diarahkan pada hal-hal yang positif,” jelasnya.
Irna berharap, melalui kegiatan ini para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta keluarga yang kokoh, harmonis, dan siap menghadapi tantangan zaman. (*)



Discussion about this post