Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Menghidupkan Kembali Taman Langsat ynag akan Dilengkapi Fasilitas Olahraga Gratis

by Tim Redaksi
Agustus 7, 2025
in GAYA HIDUP
Menghidupkan Kembali Taman Langsat ynag akan Dilengkapi Fasilitas Olahraga Gratis

aman Langsat menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menyediakan rindangnya pepohonan dan pemandangan kolam teratai untuk berlibur.

JAKARTA, BANPOS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggabungkan 3 taman di Jakarta Selatan, yakni Taman Leuser, Taman Langsat, dan Taman Ayodya yang terletak di Kebayoran Baru.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan untuk menata ulang taman tersebut demi kepentingan publik, meskipun masih terdapat pedagang yang berat hati direlokasi.

Baca Juga

Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax

Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax

November 20, 2025
Sektor Pertanian Lebak Sumbangkan Ekonomi Terbesar Bagi Masyarakat

Sektor Pertanian Lebak Sumbangkan Ekonomi Terbesar Bagi Masyarakat

November 18, 2025
Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma

Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma

November 17, 2025
DKI Menyiapkan Lokasi Baru Untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan Makam

DKI Menyiapkan Lokasi Baru Untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan Makam

Oktober 23, 2025

“Jadi kan Taman Langsat ini rencana sudah lama sekali. Walaupun kemudian masih ada pedagang yang belum ingin untuk pindah. Tentunya tidak boleh menghambat rencana pembangunan yang ada. Dan saya konsekuen untuk itu,” ujar Pramono di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).

Gubernur menegaskan, proyek ini bukan untuk kepentingan individu atau Balai Kota, melainkan untuk masyarakat Jakarta secara keseluruhan.

“Karena ini bukan untuk kepentingan pribadi, kepentingan Balai Kota, ini untuk kepentingan publik. Bahkan nanti di Taman Langsat selain jogging track kita bangun juga sarana olahraga seperti tenis, paddle, kemudian yang lainnya. Yang sepenuhnya gratis,” jelasnya.

Tidak hanya ada pembangunan fasilitas olahraga, proyek ini juga menyasar solusi atas persoalan klasik di Taman Langsat, yaitu banjir dan bau tidak sedap yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Dengan demikian pasti manfaat buat publik juga bagus. Termasuk baru kali ini, taman yang kita bangun sekaligus menyelesaikan persoalan banjir dan juga bau yang ada di taman itu. Kan selama ini yang menjadi keluhan adalah banjir dan bau,” ungkap Pramono.

Dia juga menyebut, anggaran untuk mengatasi permasalahan tersebut cukup besar, namun penting untuk keberlangsungan kota.

“Sehingga dengan demikian untuk membangun, menghilangkan banjir dan bau sendiri sebenarnya biaya cukup tinggi. Dan tapi ini kan harus dilakukan untuk kebaikan membangun Jakarta,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan, taman hasil perbaikan ini akan diberi nama Taman Bendera Pusaka. Nama tersebut memiliki makna historis dan bertujuan menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

“Dan tamannya kita namakan Bendera Pusaka. Kenapa nama itu? Ya ini untuk memberi ruang kepada publik bahwa paham negara ini dibangun bukan dalam waktu sekejap. Ada proses sejarah panjang supaya generasi yang lebih muda itu bisa mengetahui,” katanya.

Selain fasilitas olahraga dan edukasi sejarah, Gubernur juga mengungkapkan rencana pembangunan warung atau kantor perwakilan ASEAN di kawasan taman tersebut.

“Sekaligus nanti kami akan persiapkan juga gerai atau headquarter ASEAN. Dan itu sedang kami persiapkan. Mudah-mudahan saya bersama Kementerian Luar Negeri segera bisa memfinalkan apa yang menjadi keinginan bersama,” tuturnya.

Melalui proyek ini, Taman Langsat akan bertransformasi menjadi ruang publik yang menyatu dengan fungsi olahraga, edukasi, dan diplomasi, tanpa mengabaikan persoalan teknis seperti banjir dan sanitasi. (RM.ID)

Tags: DKI JakartaGedung Majelis Ulama Indonesia (MUI)PemprovPramono Anung
ShareTweetSend

Berita Terkait

Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax
NASIONAL

Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax

November 20, 2025
Sektor Pertanian Lebak Sumbangkan Ekonomi Terbesar Bagi Masyarakat
EKONOMI

Sektor Pertanian Lebak Sumbangkan Ekonomi Terbesar Bagi Masyarakat

November 18, 2025
Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma
NASIONAL

Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma

November 17, 2025
DKI Menyiapkan Lokasi Baru Untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan Makam
NASIONAL

DKI Menyiapkan Lokasi Baru Untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan Makam

Oktober 23, 2025
Soal Dana Pemda Ngendap di Bank, Pramono Membenarkan, Koordinasi dengan BI-Kemendagri
NASIONAL

Soal Dana Pemda Ngendap di Bank, Pramono Membenarkan, Koordinasi dengan BI-Kemendagri

Oktober 23, 2025
Ipemi Ajak Pramono Jadikan Mall dan Hotel Sahabat UMKM, Dorong Ekonomi Lokal
EKONOMI

Ipemi Ajak Pramono Jadikan Mall dan Hotel Sahabat UMKM, Dorong Ekonomi Lokal

Oktober 17, 2025
Next Post
Terdakwa Pembunuhan Penjaga BRI Link di Serang Terancam 10 Tahun Penjara

Terdakwa Pembunuhan Penjaga BRI Link di Serang Terancam 10 Tahun Penjara

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh