Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Wakil Rakyat Mengaku Kaget, Tingkat Kemiskinan di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

by Tim Redaksi
Agustus 4, 2025
in EKONOMI, NASIONAL
Wakil Rakyat Mengaku Kaget, Tingkat Kemiskinan di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Salah Satu Rumah Warga Tidak Layak Huni Kabupaten LebakSalah Satu Rumah Warga Tidak Layak Huni Kabupaten Lebak

LEBAK, BANPOS – Tingkat kemiskinan di Kabupaten Lebak pada tahun 2024 tertinggi nomor dua di Provinsi Banten setelah Kabupaten Pandeglang. Hal ini membuat pemerintah daerah terus melakukan inovasi agar kemiskinan tersebut bisa ditekan.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten 2025, persentase kemiskinan Kabupaten Lebak tahun 2024 yakni 8,4 persen. Tertinggi kedua di Banten setelah Pandeglang yang mencapai 9,18 persen.

Baca Juga

IPM Indonesia Naik ke 75,90: Kualitas Hidup Rakyat Meningkat

IPM Indonesia Naik ke 75,90: Kualitas Hidup Rakyat Meningkat

November 5, 2025

Jumlah penduduk miskin di Lebak pada tahun 2024 berdasarkan data BPS sebanyak 111,71 ribu. Sementara data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tahun 2024 menyebut lima dari 28 kecamatan di Lebak memiliki angka kemiskinan ekstrem tertinggi.

Kecamatan itu adalah Leuwidamar, Cimarga, Banjarsari, Malingping dan Wanasalam. Angka miskin ekstrem di lima kecamatan tersebut lebih dari 7.376 keluarga. Sedangkan dua kecamatan yakni Bayah dan Lebakgedong merupakan wilayah dengan angka miskin ekstrem paling rendah.

“Dari tahun 2020 ke 2021, kemiskinan memang mengalami kenaikan. Tapi ini wajar karena saat itu pandemi Covid-19, dan kenaikan ini juga terjadi di daerah lain,” kata Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak Widy Ferdian, belum lama ini.

Widy mengatakan, pemerintah memiliki tiga strategi dalam upaya menanggulangi kemiskinan. Pertama dengan mengurangi beban pengeluaran, yakni memberikan susbsidi kesehatan, pendidikan dan bantuan sosial. Strategi kedua dengan cara meningkatkan pendapatan masyarakat, seperti peningkatan keterampilan tenaga kerja, pemberdayaan masyarakat hingga meningkatkan kapasitas petani.

“Dan ketiga upaya mengurangi kantong-kantong kemiskinan dengan sasaran strategis akses pendidikan, irigasi, akses rumah layak huni. Termasuk sarana dan prasarana kemandirian pangan,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Kabupaten Lebak, Yayan Riswan mendorong agar anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2026 diprioritaskan untuk menanggulangi persoalan tersebut.

“Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah kita. Pemerintah daerah harus segera menindaklanjuti dengan kebijakan anggaran pada tahun 2026 bisa diprioritaskan kepada penanggulangan persoalan tersebut,” kata Yayan, Minggu (3/8).

Yayan tak menyangka presentase kemiskinan Kabupaten Lebak tertinggi kedua di Provinsi Banten. Karena selama ini, Pemkab Lebak menyampaikan angka kemiskinan menurun.

“Iya karena kami mendapat paparan dari Bapperida bahwa kemiskinan di Lebak menurun, tapi ternyata masih tinggi. Tentunya ini harus jadi perhatian serius Pemkab,” ucap Yayan.

Dengan anggaran yang difokuskan, Yayan berharap, percepatan pengentasan kemiskinan yang menjadi salah satu dalam misi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran bisa terwujud.

“Selama ini anggaran untuk itu belum maksimal, dan kami mendorong tahun 2026 bisa terealisasi. Saya pastikan di Banggar (Badan Anggaran) akan lebih ketat mengecek program dan kegiatan yang diusulkan tiap dinas,” pungkas yayan (*) (SATELITNEWS) 

Tags: Badan Pusat StatistikBapperidaPembangunan Manusia dan KebudayaanTingkat Kemiskinan Kabupaten LebakWidy Ferdian
ShareTweetSend

Berita Terkait

IPM Indonesia Naik ke 75,90: Kualitas Hidup Rakyat Meningkat
EKONOMI

IPM Indonesia Naik ke 75,90: Kualitas Hidup Rakyat Meningkat

November 5, 2025
Next Post
Ratusan Pelajar SMPK di Tangerang Jalani CKG Pada Tahap Pertama

Ratusan Pelajar SMPK di Tangerang Jalani CKG Pada Tahap Pertama

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh