TANGERANG SELATAN, BANPOS — Dalam upaya memperkuat ekosistem halal dan mendorong digitalisasi sektor UMKM, Telkom Witel Banten menggelar workshop bertajuk Strategi Viral Marketing dan Pendampingan Sertifikasi Halal bagi pelaku usaha kecil mikro (UKM) kuliner di Provinsi Banten, Senin (28/7/2025).
Kegiatan yang digelar di Graha Telkom kawasan BSD Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini, menjadi bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendukung transformasi ekonomi berbasis keberlanjutan dan inklusivitas digital.
Workshop diresmikan langsung General Manager (GM) Witel Banten, R Adam Widodo. Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Utama Halal Center, Hadi Susilo dan Ketua Pemuda Usaha Banten, Rosyid.
Kedua tokoh UKM halal tersebut mengungkapkan pencapaian satu juta sertifikat halal yang telah diterbitkan secara nasional, dengan target ambisius mencapai dua juta sertifikat halal pada Oktober 2026 mendatang.
“Ini sejalan dengan target nasional BPJPH yang menargetkan 3,5 juta UMKM tersertifikasi halal sepanjang tahun 2025, khususnya di sektor kuliner,” kata R Adam Widodo dalam sambutannya.
Viral Marketing: Strategi Promosi yang Relevan dan Efektif
Workshop ini mengupas strategi viral marketing, yaitu pendekatan promosi berbasis konten kreatif, emosi, dan keterlibatan komunitas yang disebarkan melalui media sosial. Teknik ini dinilai sangat relevan bagi UKM kuliner yang ingin menjangkau konsumen secara luas dengan biaya rendah.
Dengan memanfaatkan platform seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business, pelaku usaha dapat membangun narasi produk yang kuat, autentik, dan mudah dibagikan.
Sertifikasi halal bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar.
Studi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten menunjukkan bahwa sertifikat halal mampu meningkatkan penjualan produk pangan lokal secara signifikan, sehingga berkontribusi langsung terhadap ketahanan pangan rumah tangga pelaku usaha.
Dengan sertifikasi halal, produk UKM kuliner Banten dapat menembus pasar nasional dan ekspor, berpartisipasi dalam event halal internasional, mendapatkan akses pembiayaan syariah dan insentif pemerintah serta meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk
Workshop ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi menjadi momentum strategis untuk mendorong UKM kuliner Banten naik kelas. Dengan dukungan digitalisasi dan sertifikasi halal, pelaku usaha lokal memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.(Odi)

Discussion about this post