JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah di awal pekan Senin (28/7/2025) dibuka melemah 0,14 persen ke level Rp 16.342 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (25/7/2025) di level Rp 16.320.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Singapura naik 0,07 persen, peso Filipina minus 0,02 persen, dan baht Thailand turun 0,02 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,03 persen ke level 97,43. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,03 persen ke level Rp 18.921, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,17 persen ke level Rp 21.939, dan terhadap dolar Australia menguat 0,25 persen ke level Rp 10.732.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melemah karena potensi sikap hawkish bank sentral AS, the Fed.
“Pekan ini investor mengantisipasi sikap hawkish the Fed dalam FOMC (Federal Open Market Committee) serta data tenaga kerja AS NFP (non-farm payrolls) yang belakangan ini sangat kuat akan mendukung dolar AS,” jelasnya, Senin (28/7/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.250-Rp 16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.(RM.ID)

Discussion about this post