TANGERANG, BANPOS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, menghadirkan dan mengukuhkan puluhan Bunda Literasi sebagai upaya meningkatkan angka minat baca di daerah itu.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Jumat (25/07/2025), mengatakan puluhan Bunda Literasi ini dihadirkan di 29 wilayah kecamatan dengan misi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dengan mencerdaskan generasi penerus melalui baca buku.
“Pembentukan Bunda Literasi yang hari ini dikukuhkan dalam rangka akselerasi peningkatan minat baca literasi di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Ia mengatakan anggota Bunda Literasi yang terdiri dari perempuan, mewakili istri Bupati dan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kecamatan, bisa menebarkan virus gemar membaca kepada anak-anak di desa.
“Jadi harapannya dengan pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Tangerang yang terdiri dari ibu-ibu PKK dari 29 kecamatan dan Ketua Tim Penggerak PKK ini bisa meningkatkan minat baca dan literasi untuk masyarakat Kabupaten Tangerang semakin tinggi,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga peran Bunda Literasi sangat krusial untuk menanamkan dan mendorong kecintaan membaca di kalangan anak-anak dan remaja di daerah.
Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang Nurul Hayati mengungkapkan yang akan dikukuhkan sebagai Bunda Literasi adalah ibu bupati selaku ketua Bunda Literasi tingkat kabupaten, ibu sekretaris daerah dan ibu camat di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
“Pengukuhan ini adalah untuk lebih meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat dan menumbuh-kembangkan kegemaran membaca di kalangan anak-anak, dewasa, dan orang tua,” tuturnya.
Kehadiran Bunda Literasi, katanya, akan bersinergi dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya untuk terus meningkatkan minat baca dan literasi di Kabupaten Tangerang.
Mereka juga akan menjadi sosok panutan dan influencer yang mampu menginspirasi berbagai elemen masyarakat.
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) juga mendukung dengan menyerahkan bantuan buku bermutu sebanyak 22.000 judul buku untuk 22 perpustakaan desa yang tersebar di 14 kecamatan.
“Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi sosok panutan yang mampu menjadi motivator inspirator katalisator dan influencer dalam aspek minat baca dan kegemaran membaca di kalangan masyarakat,” kata dia.(ANTARA)

Discussion about this post