Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jalan Waduk Karian Ditutup, Masyarakat Ancam Blokir Akses Kendaraan Proyek

by Panji Romadhon
Mei 22, 2020
in PERISTIWA

LEBAK, BANPOS – Penutupan jalan Sabagi – Muncang oleh pelaksana proyek nasional pembangunan Waduk Karian di Kampung Baru Desa Tambak diprotes warga.

“Kami kecewa dengan penutupan jalan ini. Karena jalan ini merupakan jalan lintas yang banyak dilalui masyarakat ketika akan ke Rangkasbitung,” kata Kepala Desa Sangiangjaya, Usep Pahlaludin kepada BANPOS, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga

Puluhan Emak-emak Blokir Akses Jalan Menuju TPA Dengung

Puluhan Emak-emak Blokir Akses Jalan Menuju TPA Dengung

Desember 16, 2024

Andra Soni Janji Bendungan Karian Diusahakan Jadi Tempat Wisata

September 29, 2024

Iti Kecewa LMAN Mangkir

Januari 10, 2020

Menurut Usep, jalan Sabagi – Muncang via Waduk Karian ditutup perusahaan yang melaksanakan pembangunan waduk terbesar ketiga di Indonesia itu, menggunakan tumpukan batu di ruas jalan di areal Waduk Karian.

Dengan adanya penutupan tersebut masyarakat Muncang dan Cimarga yang akan ke Rangkasbitung tidak bisa melintas.

Padahal, masyarakat di Desa Sangiangjaya, Tambak, Kecamatan Cimarga dan Desa Sindangwangi, Mekarwangi, Kecamatan Muncang, telah berkorban untuk pembangunan Waduk Karian dengan merelakan rumah, kebun, dan areal pesawahan untuk dijadikan Waduk Karian.

Tapi balasannya sekarang ini justru tidak menyenangkan. Untuk melintas saja ke jalan yang biasa dilewati tidak bisa.

“Mereka langsung menutup jalan dengan tumpukan batu, tidak ada komunikasi dan koordinasi antara perusahaan dengan pemerintah desa. Dan dampaknya dirasakan masyarakat,” jelasnya

Karena akses jalan tersebut ditutup, maka masyarakat empat desa di Cimarga dan Muncang juga sepakat menutup akses kendaraan proyek di Desa Tambak, Sangiangjaya, Mekarwangi, dan Sindangwangi.

Bila ada kendaraan proyek Waduk Karian yang melintas di empat desa tersebut maka masyarakat akan menghentikan dan diminta untuk putar balik.

“Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah mestinya tidak mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat di daerah. Kita telah didzolimi,” tegasnya.

Sampai berita ini dilansir, BANPOS belum mendapat konfirmasi dari pelaksana pembangunan nasional Waduk Karian terkait penutupan ruas jalan tersebut.(CR-01/PBN)

Tags: Blokir JalanKendaraan proyekWaduk KarianWarga Kecewa
Share149TweetSend

Berita Terkait

Puluhan Emak-emak Blokir Akses Jalan Menuju TPA Dengung
PERISTIWA

Puluhan Emak-emak Blokir Akses Jalan Menuju TPA Dengung

Desember 16, 2024
POLITIK

Andra Soni Janji Bendungan Karian Diusahakan Jadi Tempat Wisata

September 29, 2024
PEMERINTAHAN

Iti Kecewa LMAN Mangkir

Januari 10, 2020
Next Post
Juru Bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19, W. Hari Pamungkas.

Kota Serang Tambah Pasien Sembuh, "Pede" Nol Kasus Asalkan...

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh