JAKARTA, BANPOS – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Bali. Di Pulau Dewata, kepala negara meresmikan sejumlah fasilitas kesehatan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur.
Dikutip dari Rakyat Merdeka, Prabowo terbang ke Bali menggunakan pesawat kepresidenan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (25/6/2025). Pesawat Prabowo lepas landas sekitar pukul 10.00 WIB.
Agenda utama Prabowo adalah meresmikan Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah. Kemudian meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, dan Bali International Hospital (BIH).
Pesawat Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, sekitar pukul 12.40 WITA. Prabowo dan rombongan langsung menuju menuju Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah di Kota Denpasar dengan menaiki mobil Maung Garuda.
Kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra itu disambut masyarakat dan pelajar. Para pelajar memakai pakaian dan ikat kepala berwarna putih sambil melambaikan bendera merah putih.
Kedatangan Prabowo disambut langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Dirut RSUP Prof. Dr. l.G.N.G Ngoerah Bali I Wayan Sudana, dan Deputi General Manager dr. Nahla Shihab.
Prabowo langsung meninjau sejumlah fasilitas dan ruang layanan yang terdapat di gedung tersebut. Prabowo kemudian meneken prasasti peresmian.
Prabowo menyampaikan apresiasi atas kehadiran NSWAC sebagai bentuk kemajuan layanan kesehatan berkualitas internasional di Tanah Air. “Saya kira ini adalah suatu terobosan, prestasi yang sangat baik untuk kita bisa memberi pelayanan yang tidak kalah dengan pelayanan terbaik di luar negeri,” ujar Prabowo.
Prabowo kemudian bergeser ke KEK Sanur. Di sini, Prabowo langsung meninjau Bali International Hospital (BIH) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Puas melihat BIH, Prabowo dan rombongan menuju lokasi peresmian KEK Sanur dan BIH di The Meru Convention Center. “Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Sanur dan Bali International Hospital,” ucap Prabowo.
Prabowo lantas menyoroti masih tingginya masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri. Alhasil, devisa yang dikeluarkan juga sangat besar. Namun, BIH akan memberikan pelayanan kesehatan yang tidak kalah dengan yang terbaik di dunia.
Prabowo mengatakan, tugas negara adalah melindungi rakyatnya, termasuk meningkatkan kualitas kesehatan. Menurutnya, porsi pengeluaran setiap keluarga untuk kesehatan sangat besar.
Prabowo juga menghargai para presiden terdahulu yang telah merintis pelayanan kesehatan. Prabowo pun bangga bisa meresmikan proyek yang dirintis Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)
“Jadi, sekali lagi saya gunakan kesempatan ini, mengajak semua untuk menyampaikan penghargaan, apresiasi atas keputusan Presiden Joko Widodo untuk membuka Kawasan Ekonomi Khusus ini,” tutur Prabowo.
Di kesempatan yang sama, Erick memprediksi, KEK dan BIH di Sanur, Bali, berpeluang menarik devisa yang sebelumnya beredar di luar negeri. Karena hitungannya, dua juta masyarakat berobat keluar negeri atau jika dikonversikan hampir Rp 150 triliun per tahun.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara dan bangsa yang besar, sehingga layak untuk berdiri di kaki sendiri, termasuk di bidang kesehatan. “Tentu kemandirian kesehatan menjadi salah satu tantangan ke depan,” cetus Erick.
Untuk itu, Kementerian BUMN menginisiasi pengembangan KEK Kesehatan, termasuk di dalamnya menggabungkan pariwisata dan rumah sakit bertaraf internasional. Rencananya, pihaknya juga akan membangun konsep serupa di sejumlah daerah di tanah air agar industri kesehatan Indonesia memiliki daya saing di mancanegara. (RM.ID)

Discussion about this post