Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kasihan, Warga Kopo Buka Puasa di Tengah Banjir

by Diebaj Ghuroofie
Mei 14, 2020
in PERISTIWA
Warga yang terkena banjir di Kecamatan Kopo menerima bantuan.

Warga yang terkena banjir di Kecamatan Kopo menerima bantuan.

KOPO, BANPOS – Di tengah pandemi Covid-19, puluhan rumah di lima kampung Desa Nanggung, Kecamatan Kopo terendam banjir hingga selutut orang dewasa. Hal itu diakibatkan oleh meluapnya sungai Cibereum yang diketahui mendapatkan kiriman air dari sungai Ciberang karena hujan lebat di Kabupaten Lebak pada Rabu (13/5).

Selain pemukiman, luapan air juga diketahui merendam ladang persawahan yang baru saja memasuki musim panen, mulai pukul 04.00 WIB, Kamis (14/5).

Baca Juga

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Januari 31, 2026
Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Januari 14, 2026
Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Januari 13, 2026

“Laporannya pagi, dari Camat Kopo bahwa terjadi banjir di beberapa kampung di Kecamatannya, akibat air kiriman dari sungai Ciberang yang mengalir ke sungai Cibereum, akhirnya meluap hingga saat ini,” ujar ketua harian Crisis Centre pada BPBD Kabupaten Serang, Jhonny E.

Menurutnya, beberapa kampung terendam dengan ketinggian air yang berbeda-beda. Berdasarkan data yang terhimpun, kelima kampung berada dalam satu desa, yaitu Desa Nanggung.

“Total jumlah rumah terdampak mencapai 102 rumah. Selain itu, meluapnya air ini juga membuat akses jalanndan persawahan terendam,” jelasnya.

Meski demikian, penghuni rumah saat ini masih bertahan di rumah masing-masing. Karena dikhawatirkan terjadi banjir yang lebih besar, warga kemudian membuat tenda darurat di pinggir jalan dan berbuka seadanya di tenda tersebut.

“Saat ini belum ada evakuasi,” pungkas Jhonny.

Saat dikonfirmasi oleh BANPOS, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Dapil 2, Aep Syaefullah sedang berada di lokasi banjir, dan segera memberikan bantuan berupa paket sembako. Menurutnya, saat ini masyarakat membutuhkan makanan cepat saji untuk berbuka puasa dan sahur.

“Saat ini, sebagian yang rumahnya terendam sementara membuat tenda di pinggir jalan. Khawatir memang ada banjir kiriman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aliran Sungai Cibereum yang meluap, diantaranya merendam Desa Nanggung, dan Desa Pasir Buyut, Kecamatan Kopo Kabupaten Serang.

“Malam ini di rumah warga sampai selutut orang dewasa,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, masyarakat terpaksa berbuka puasa di pinggir jalan, karena rumahnya terdampak luapan air.

“Karena masyarakat juga baru pada panen, sebagian barang-barangnya berikut benda elektronik diamankan di pinggir jalan,” tuturnya

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Serang agar segera memberikan bantuan darurat yang sangat dibutuhkan masyarakat seperti air minum dan makanan siap saji untuk sahur dan berbuka.

“Karena warga bingung, masak pun seadanya. Karena yang terdampak bukan hanya orang dewasa, banyak anak-anak kecil yang membutuhkan asupan makanan,” pungkasnya.

Diantara kampung terdampak banjir yaitu, Kampung Pabuaran, RT 023/004, terdampak sebanyak 20 Rumah dengan 19 Kepala keluarga (KK) dan 115 jiwa. Kemudian, Kampung Cukanggalih, RT 09/03, terdampak sebanyak 50 KK dengan 120 jiwa. Berikut juga akses jalan dan persawahan.

Selanjutnya, Kampung terdampak lainnya yaitu kampung Kendal RT 08/03, sebanyak 50 rumah dengan 140 jiwa. Kampung Jamban, RT 16/04 sebanyak 20 Rumah, 23 KK dengan 121 jiwa.

Kampung Parigi RT 001,002/001 dengan jumlah rumah terdampak sebanyak 12 Rumah, 12 KK dan 64 jiwa. Rata-rata, tinggi muka air mencapai 20 hingga 60 sentimeter.(MUF)

Tags: banjirBPBD Kabupaten Serangkecamatan kopo
Share38TweetSend

Berita Terkait

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon
PERISTIWA

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Januari 31, 2026
Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk
PEMERINTAHAN

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan
PERISTIWA

Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Januari 14, 2026
Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten
PEMERINTAHAN

Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Januari 13, 2026
Tambang Ilegal Diduga Biang Kerok Banjir, Ini Kata Andra Soni
PEMERINTAHAN

Tambang Ilegal Diduga Biang Kerok Banjir, Ini Kata Andra Soni

Januari 5, 2026
Sokhidin Tuding Pemagaran Industri dan Tambang Biang Kerok Banjir Cilegon
PEMERINTAHAN

Sokhidin Tuding Pemagaran Industri dan Tambang Biang Kerok Banjir Cilegon

Desember 18, 2025
Next Post
Rapat Paripurna DPRD Kota Serang, Kamis (14/5)

Subadri 'Seret' Kader PPP Yang Pertanyakan Soal Skandal JPS Kota Serang

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh