Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Mitra Praja Utama Bahas Sampah Hingga Kemacetan

by Tim Redaksi
Juni 17, 2025
in NASIONAL
Mitra Praja Utama Bahas Sampah Hingga Kemacetan

Forum Mitra Praja Utama di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025). (Foto: Zahra/RM)

JAKARTA,BANPOS – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu di Forum Mitra Praja Utama membahas kerja sama antardaerah dalam mengatasi tantangan pembangunan lintas wilayah, termasuk ketahanan pangan, transportasi, tata ruang, hingga pengelolaan sampah.

Forum Mitra Praja Utama ini sendiri merupakan wadah kerja sama antarprovinsi yang terdiri dari 10 wilayah, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Banten, Lampung, Bali, NTB, dan NTT.

Baca Juga

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Januari 31, 2026
Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

Desember 9, 2025
Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Desember 8, 2025

“Jakarta sangat senang, gembira untuk bisa bekerjasama, berkolaborasi dengan semua kepala daerah yang ada di 10 provinsi ini. Maka dengan demikian yang pertama, saya ingin secara terbuka membahas apa yang bisa dikerjasamakan,” ujar Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025).

Karena keterbatasan lahan pertanian, Jakarta membuka peluang kerja sama dengan provinsi lain untuk suplai pangan, termasuk beras dan daging.

“Kami membuka diri untuk bekerjasama di bidang pertanian,” jelasnya.

Pramono mengungkapkan, Jakarta kini tengah mengembangkan solusi pengelolaan sampah menjadi energi listrik melalui PLTSA (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah), dan siap bekerja sama dengan daerah lain.

“Kami telah mendapatkan arahan secara langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto Nantinya akan dibangun kurang lebih 4 atau sampai dengan 5 PLTSA,” kata Pramono.

Dia menyebut, setiap hari Jakarta menghasilkan 7.700 ton sampah, sementara kebutuhan 4 PLTSA adalah 10.000 ton per hari. Dengan demikian, Jakarta membuka peluang untuk menerima pasokan sampah dari daerah lain.

“Untuk itu kami membuka diri bisa bekerja sama dengan semua provinsi yang ada untuk urusan persampahan ini. Ini akan menjadi harta karun baru,” tambahnya.

Pemprov DKI juga merancang pengembangan transportasi regional melalui program TransJabodetabek, yang akan menambah 10 rute baru.

“Urusan transportasi, pemecahan kemacetan di Jakarta tidak bisa diselesaikan dengan Transjakarta. Kami secara terbuka akan mendorong yang disebut dengan Transjabodetabek,” jelas Pramono.

Untuk menunjang itu, Jakarta akan memberikan subsidi kepada 15 golongan masyarakat termasuk warga di luar Jakarta seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang.

“Kami juga akan 15 golongan kami gratiskan. Bagaimana caranya untuk memberikan subsidi? Maka kami pasti parkir akan saya naikkan. Kedua, kalau sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat, Electronic Route Pricing, ERP, kami jalankan,” tegasnya.

Menurutnya, subsidi transportasi akan dibiayai penuh dari penerapan ERP.

“Dengan demikian orang mau bawa mobil monggo-monggo aja. Tapi bayar,” katanya.

Pramono menekankan bahwa Jakarta tidak bisa berdiri sendiri dalam mengatasi persoalan urban seperti kemacetan dan ketahanan pangan, karena sebagian besar penduduk yang bekerja di Jakarta tinggal di luar kota.

“Karena kemacetan di Jakarta itu adalah pagi hari ketika kurang lebih 4-4,5 juta orang masuk ke Jakarta, sore hari ketika mereka kembali ke kediamannya masing-masing,” jelasnya.

Itulah sebabnya dia menekankan pentingnya prinsip keadilan dan gotong royong lintas daerah. (RM.ID)

Tags: Dedi MulyadiPrabowo SubiantoPramono Anung
ShareTweetSend

Berita Terkait

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC
KESRA

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Januari 31, 2026
Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi
NASIONAL

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana
NASIONAL

PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

Desember 9, 2025
Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh
INTERNASIONAL

Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Desember 8, 2025
Sufmi Dasco Temui Prabowo 3 Kali dalam Seminggu Ini
NASIONAL

Sufmi Dasco Temui Prabowo 3 Kali dalam Seminggu Ini

November 24, 2025
Revitalisasi Sekolah 2026 Dipermudah dengan Pengajuan Daring
NASIONAL

Revitalisasi Sekolah 2026 Dipermudah dengan Pengajuan Daring

November 24, 2025
Next Post
Wamenag Kecam Pelaku Penyebar Teror Bom Pesawat Saudi Airlines

Wamenag Kecam Pelaku Penyebar Teror Bom Pesawat Saudi Airlines

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh