Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Struktur Giant Sea Wall Bisa Padukan Beton Dan Mangrove

by Tim Redaksi
Juni 17, 2025
in NASIONAL
Struktur Giant Sea Wall Bisa Padukan Beton Dan Mangrove

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Zahra/RM)

JAKARTA,BANPOS – Pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang seragam di seluruh wilayah. Setiap daerah memiliki karakteristik dan tingkat kerentanan terhadap banjir yang berbeda, sehingga pendekatan yang diterapkan harus disesuaikan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, dari berbagai studi Kemenko IPK dengan sejumlah stakeholders dan akademisi bisa disimpulkan bahwa yang paling visible adalah menerapkan pendekatan yang integratif.

Baca Juga

Strategi ‘Delaying System’ dan Buffer Zone Diperketat Jelang Puncak Nataru 2025 di Pelabuhan Merak

Strategi ‘Delaying System’ dan Buffer Zone Diperketat Jelang Puncak Nataru 2025 di Pelabuhan Merak

Desember 21, 2025

“Tidak harus sama semuanya,” kata Menko IPK Agus di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025).

Menko Agus menjelaskan, beberapa wilayah masih memungkinkan untuk ditangani tanpa pembangunan beton besar. Perlu digunakan solusi berbasis alam atau nature-based solutions, seperti penanaman mangrove, yang dinilai lebih ramah lingkungan dan efektif dalam kondisi tertentu.

“Ada lokasi-lokasi yang masih bisa kita tangani dengan menggunakan pendekatan natural tadi. Ada nature-based solution namanya, solusi berbasis alam. Menggunakan mangrove, menggunakan yang bukan beton,” ungkapnya.

Menko Agus mengakui, terdapat wilayah yang kerusakannya sudah sangat parah, sehingga pendekatan berbasis alam tidak lagi cukup. Untuk lokasi-lokasi tersebut, diperlukan pembangunan tanggul beton yang besar dan kuat.

“Tapi ada yang memang sudah sangat parah, artinya tidak bisa. Kita harus benar-benar membangun dinding tebal dan tinggi begitu. Tapi tidak semua. Dan ini juga kita prioritaskan mana yang paling rentan terhadap ancaman banjir,” lanjutnya.

Dia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan GSW sangat bergantung pada perencanaan yang rapi dan menyeluruh. Pemerintah, kata dia, tidak ingin pembangunan ini berjalan lambat, mengingat pentingnya proyek ini untuk jangka panjang.

“Dan disitulah kita benar-benar harus meyakinkan blueprint-nya itu rapi benar. Kita tidak ingin lambat-lambat karena kita harus segera membangun ini karena jangka panjang ini. Ini bukan setahun-dua tahun, tapi bisa 10 tahun bahkan 20 tahun jika kita memang punya niat untuk melindungi utara Jawa secara keseluruhan,” tegasnya.

Meski menyadari urgensi pembangunan, AHY menekankan bahwa percepatan proyek tidak boleh membuat prosesnya menjadi tergesa-gesa dan menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

“Tapi sekali lagi kecepatan bukan berarti menjadi tergesa-gesa, akhirnya ada yang tidak efisien atau bahkan harus dilakukan penyesuaian-penyesuaian yang tidak baik lah ke depan kalau tidak terencana dengan integratif,” ujarnya.

GSW merupakan proyek pembangunan tanggul laut raksasa yang dirancang untuk melindungi kawasan pesisir, khususnya di utara Pulau Jawa, dari ancaman banjir rob dan naiknya permukaan air laut akibat perubahan iklim.(RMID)

Tags: Giant Sea Wall (GSW)Menko AHYPembangunan Kewilayahan (IPK)Pendekatan Integratif
ShareTweetSend

Berita Terkait

Strategi ‘Delaying System’ dan Buffer Zone Diperketat Jelang Puncak Nataru 2025 di Pelabuhan Merak
PERISTIWA

Strategi ‘Delaying System’ dan Buffer Zone Diperketat Jelang Puncak Nataru 2025 di Pelabuhan Merak

Desember 21, 2025
Next Post
Pesawat Saudi Airlines yang Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu Mulai Diperiksa Polda Sumut

Pesawat Saudi Airlines yang Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu Mulai Diperiksa Polda Sumut

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh