Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Hindari 5 Kesalahan Saat Anjangsana Lebaran

by Tusnedi Azmart
Maret 30, 2025
in OPINI, PERISTIWA
Hindari 5 Kesalahan Saat Anjangsana Lebaran

Oleh : M. Ishom el Saha

DI saat lebaran biasanya tiap orang saling anjangsana dan berkunjung ke rumah saudara dan kerabat serta mengutarakan kesalahan untuk dimaafkan oleh masing-masing pihak. Hanya saja, seringkali seseorang yang sedang bersilaturahim dan belum beranjak untuk permisi keluar rumah, ia sudah melakukan kesalahan dan dosa baru kepada tuan rumah ataupun sebaliknya.

Baca Juga

KAI Commuter Layani 7,62 Juta Penumpang dalam Seminggu Masa Angleb 2025

KAI Commuter Layani 7,62 Juta Penumpang dalam Seminggu Masa Angleb 2025

Maret 29, 2025
Prediksi Hisab Falaqiyah 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada Senin 31 Maret 2025

Prediksi Hisab Falaqiyah 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada Senin 31 Maret 2025

Maret 29, 2025
UPT PJJ Pandeglang Pastikan Jalur Mudik Lebaran Siap Digunakan

UPT PJJ Pandeglang Pastikan Jalur Mudik Lebaran Siap Digunakan

Maret 24, 2025

Sambut Kemenangan, Warga Babakan Suka Maju Gelar Takbiran Keliling

April 9, 2024

Ada 5 kesalahan yang umumnya terjadi dalam suasana anjangsana lebaran.

Pertama, pamer diperlihatkan (riya) dan diperdengarkan(sum’ah) dengan maksud ingin mendapatkan perhatian lebih dari orang-orang di sekelilingnya. Suka cita dalam merayakan lebaran acap kali dinodai dengan kebiasaan memamerkan pakaian, perhiasan, kendaraan, kesuksesan dan sebagainya,; baik dari pihak tamu maupun tuan rumah. Seolah ingin memberi tahukan kepada khalayak bahwa “inilah aku” yang mengalami peningkatan taraf hidup di saat lebaran. Namun demikian, bagaimanapun juga pamer adalah perbuatan tak terpuji karena akan menimbulkan kecemburuan orang lain dan menarik dosa-dosa lainnya.

Kedua, iri (hasud) atau tidak suka dengan orang lain yang ditunjukkan dengan sikap memalingkan muka atau berkata-kata tidak langsung di depan orangnya. Pada saat anjang sana lebaran, iri hati biasanya muncul disebabkan ketidaksenangan dan kecemburuan dengan orang lain yang bernasib baik atau dianggap menyainginya.

Ketiga, buruk sangka (suuz-zdan) atau menilai negatif orang lain dengan berbagai praduga yang tak ada dasarnya. Buruk sangka sering terjadi timbul dari orang yang bertamu maupun tuan rumah itu sendiri. Orang yang sedang bertamu timbul praduga yang tidak-tidak dikarenakan ada perbedaan yang drastis dari pemilik rumah atau isi rumah. Sementara tuan rumah timbul buruk sangka dikarenakan tamunya menunjukkan gelagat yang aneh atau sikap berlebihan.

Keempat, menggunjing (ghibah) atau membicarakan orang lain dari segi kekurangan dan kejelekannya. Di saat lebaran, adakalanya tamu dan tuan rumah menggunjingkan orang lain. Adakalanya juga sesama tamu menggunjingkan pemilik rumah yang sedang dikunjungi. Misalnya, tamu yang sudah dipersilahkan duduk di ruang tamu, tiba-tiba ditinggalkan tuan rumahnya untuk waktu sebentar karena ingin menyiapkan minuman atau makanan. Kemudian sesama tamu itu menggunjingkan pemilik rumah karena sesuatu hal yang dilihatnya di dalam rumah.

Kelima, tahassus dan tajassus. Tahassus ialah berupaya menguping pembicaraan orang lain, sedangkan tajassus adalah mencari-cari kekurangan serta keburukan-keburukan pihak lain. Pada saat berkumpul di hari lebaran, tiap-tiap orang biasanya memiliki bahan pembicaraan dan cerita sendiri-sendiri. Namun demikian, sebetulnya ada yang perlu disampaikan dan tidak perlu diutarakan. Hal ini dikarenakan dapat menimbulkan dosa tahassus dan tajassus bagi orang lain yang beda pandangan atau punya kepentingan sendiri.

Melakukan 5 dosa baru terlebih di saat-saat anjangsana dan bersilaturrahim di hari raya Idul Fitri tentu saja sangat tidak etis. Padahal pada moment itulah Allah Swt sedang menurunkan rahmat dan kasih sayangnya untuk kita semua. Jadi, betul-betul kita harus pandai menjaga hati di lebaran Idul Fitri. (RED)

Tags: AnjangsanaLebaran
ShareTweetSend

Berita Terkait

KAI Commuter Layani 7,62 Juta Penumpang dalam Seminggu Masa Angleb 2025
EKONOMI

KAI Commuter Layani 7,62 Juta Penumpang dalam Seminggu Masa Angleb 2025

Maret 29, 2025
Prediksi Hisab Falaqiyah 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada Senin 31 Maret 2025
PERISTIWA

Prediksi Hisab Falaqiyah 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada Senin 31 Maret 2025

Maret 29, 2025
UPT PJJ Pandeglang Pastikan Jalur Mudik Lebaran Siap Digunakan
PEMERINTAHAN

UPT PJJ Pandeglang Pastikan Jalur Mudik Lebaran Siap Digunakan

Maret 24, 2025
PERISTIWA

Sambut Kemenangan, Warga Babakan Suka Maju Gelar Takbiran Keliling

April 9, 2024
PERISTIWA

Sidak OPD, Sekda Maklumi 10 Persen Pegawai Pemkot Serang Belum Masuk Kerja

April 26, 2023
PERISTIWA

The Royale Hotel Krakatau Tawarkan Promo Lebaran Staycation Mulai Dari IDR 880.000

April 25, 2023
Next Post
Dianggap Tak Sesuai Janji Kampanye, Kenaikan Honorarium RTRW Dikomplain

Dianggap Tak Sesuai Janji Kampanye, Kenaikan Honorarium RTRW Dikomplain

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh