Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

ASN di Kota Serang Berebut Sembako Murah dengan Duafa

by Tusnedi Azmart
Maret 18, 2025
in EKONOMI, GAYA HIDUP, HEADLINE, PEMERINTAHAN, PERISTIWA
ASN di Kota Serang Berebut Sembako Murah dengan Duafa

GERAKAN PANGAN MURAH DISERBU ASN- Sejumlah ASN mengantre saat berbelanja di stand kegiatan Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Barat, Kota Serang Senin (17/3/2025). Kegiatan yang seharusnya ditujukkan untuk warga kurang mampu, namun pada kesempatan ini ternyata dimanfaatkan oleh ASN untuk berbelanja.

SERANG, BANPOS – Memasuki pertengahan bulan Ramadan, Pemerintah Kota Serang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk stabilisasi inflasi terutama di Kota Serang. Kegiatan yang sedianya diperuntukkan bagi masyarakat yang kesulitan secara ekonomi, justru dipadati Aparatur Sipil Negara (ASN). Ironinya, hal itu terjadi pada waktu jam kerja sedang berlangsung.

Berdasarkan pantauan BANPOS, GPM yang diadakan oleh Pemkot Serang itu diserbu banyak ASN dengan memakai baju Korpri. Para ASN pun berbelanja banyak kebutuhan pokok seperti telur dan minyak.

Baca Juga

Pemkot Serang Siapkan Rp45 Miliar Untuk THR PNS Dan PPPK

Maret 4, 2026
Kondisi Kantor Walikota di Puspemkot Serang yang berada di KSB, Cipocok Jaya, Kota Serang.

Sebar Misleading Soal Gaji Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkot Serang Disebut Tak Berbudi

Februari 27, 2026
Seperti Berstatus Honorer, Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang Bakal Digaji Pakai Dana BOS

Seperti Berstatus Honorer, Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang Bakal Digaji Pakai Dana BOS

Februari 25, 2026
Alasan Dindikbud Kota Serang Belum Gaji Guru PPPK Paruh Waktu: Status Tak Diakui

Alasan Dindikbud Kota Serang Belum Gaji Guru PPPK Paruh Waktu: Status Tak Diakui

Februari 25, 2026

Pengamat Sosial dan kebijakan Publik Muslin Amin mengatakan jika ASN yang berbondong-bondong hadir berbelanja di kegiatan GPM yang diadakan Pemkot Serang telah mengusik rasa keadilan publik. Menurutnya, selain berebut hak dengan masyarakat kalangan bawah, para ASN pun dianggap tidak bekerja dengan profesional. Sebab, tidak tertib pada aturan jam masuk kantor.

“Jadi mestinya mereka (ASN, red) sendiri sadar dong, jangan rebutan dengan kelompok duafa, dengan fakir miskin,” kata Muslih kepada BANPOS, Senin (17/3/2025).

“Mereka juga melanggar sumpah janji jabatan ASN, melanggar profesionalisme mereka, dan tentu saja aturan kepegawaian yang di jam kerja ya harusnya kerja, nggak boleh keluyuran, nggak boleh belanja, nggak boleh keluar kantor, berarti ada pelanggaran terhadap aturan tentang kinerja ASN,” tambahnya.

Menurutnya, dari fenomena tersebut terdapat dua hal yang dilanggar oleh para ASN, yakni pelanggaran etika ketidakpantasan atau kekurangpantasan, kedua berkaitan dengan jam kerja ASN.

“Malah bisa berkategori korupsi waktu,” tegasnya.

Selain itu, Muslih Amin juga menyoroti mengenai penyelenggara kegiatan GPM yakni Pemkot Serang yabg dianggap tidak peka terhadap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Sebab, seharusnya GPM menjangkau kalangan masyarakat dengan ekonomi bawah.

Selain itu, kata dia, kalangan menengah ke atas tidak peduli dengan istilah murah. Karena punya anggaran dan bisa mencari yang premium. Kemudian, lanjutnya, saat ini para kalangan ASN akan mendapatkan dua kali penghasilan pada Ramadan ini, yakni Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji beserta tunjangannya.

“Mereka (Pemkot Serang, red) tidak sensitif dengan situasi dan kondisi yang ada. Kan kalau memang untuk ASN kenapa harus diumumkan, langsung aja di atur sendiri di internal dan dan nanti nomenklaturnya pangan murah untuk ASN,” katanya.

“Karena harus ada keadilan publik. Kedua tentu saja tidak sesuai dengan kondisi objektif masyarakat saat ini. Masyarakat saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi, banyak kena PHK, bisnis lesu, berjualan juga lesu harusnya justru yang paling prioritas itu ya kelompok-kelompok yang paling membutuhkan,” sambungnya.

Tak hanya mengenai kegiatan yang diserbu para ASN, Muslih Amin juga menyoroti terkait dengan pemilihan lokasi GPM. Sebab, Alun-alun kota itu jauh dari lokasi masyarakat yang memang membutuhkan pangan murah.

“Diadakan di tengah kota, itu biasanya akses kelompok rentan, akses kaun duafa itu semakin jauh gitu. Karena ada problem dan mereka misalnya pakai kendaraan apa? Ongkosnya berapa untuk menuju lokasi dan sebagainya. Jadi menurut saya itu aga disayangkan lah ya di situasi seperti ini kok pemerintah kurang sensitif,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang, Sony August dalam sambutannya mengatakan jika GPM ini hadir dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446hijriah. Ia juga menjelaskan, tujuan kegiatan itu yakni membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Dia menerangkan, GPM merupakan upaya kolaboratif Pemerintah Kota Serang bersama berbagai mitra dalam menghadirkan berbagai kebutuhan pangan pokok seperti beras berkualitas, telur, bawang, cabai merah, minyak goreng dan lainnya, dengan harga lebih murah di bawah pasaran.

Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia mengatakan, GPM ini merupakan kegiatan yang digelar untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Ini dalam rangka stabilitasi pasokan, harga dan pengendalian inflasi,” Ucap Nur Agis Aulia saat membuka Gerakan Pangan Murah. (MPD/ENK)

Tags: ASN Kota SerangDhuafaPemkot SerangSembako Murah
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Pemkot Serang Siapkan Rp45 Miliar Untuk THR PNS Dan PPPK

Maret 4, 2026
Kondisi Kantor Walikota di Puspemkot Serang yang berada di KSB, Cipocok Jaya, Kota Serang.
HEADLINE

Sebar Misleading Soal Gaji Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkot Serang Disebut Tak Berbudi

Februari 27, 2026
Seperti Berstatus Honorer, Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang Bakal Digaji Pakai Dana BOS
HEADLINE

Seperti Berstatus Honorer, Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang Bakal Digaji Pakai Dana BOS

Februari 25, 2026
Alasan Dindikbud Kota Serang Belum Gaji Guru PPPK Paruh Waktu: Status Tak Diakui
HEADLINE

Alasan Dindikbud Kota Serang Belum Gaji Guru PPPK Paruh Waktu: Status Tak Diakui

Februari 25, 2026
Kota Serang Gelap Gulita 10 Ribu Titik Butuh PJU
PEMERINTAHAN

Kota Serang Gelap Gulita 10 Ribu Titik Butuh PJU

Februari 19, 2026
Lambat di Rau, Melaju di Kota
OPINI

Lambat di Rau, Melaju di Kota

Januari 2, 2026
Next Post
Banyak Kendaraan Dinas Dikuasai Mantan Pejabat Pemkot Serang

Banyak Kendaraan Dinas Dikuasai Mantan Pejabat Pemkot Serang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh