Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pilu Atlet Cilegon di Forprov: Berjuang Mandiri Tanpa Dukungan Pemerintah

by Panji Romadhon
November 29, 2024
in OLAHRAGA, PERISTIWA
Pilu Atlet Cilegon di Forprov: Berjuang Mandiri Tanpa Dukungan Pemerintah

Sejumlah Atlet Bola Sundul saat mengikuti Forprov Banten I di sebuah hotel bintang V di kawasan Anyer, Kamis (29/11).

Baca Juga

Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

CILEGON, BANPOS – Nasib pilu menimpa sejumlah atlet olahraga tradisional (Oltrad) asal Kota Cilegon yang berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) I Banten. Mereka terpaksa berangkat ke lokasi lomba di Anyer, Serang, secara mandiri tanpa dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun rekomendasi resmi dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Cilegon.
Keempat atlet cabang Bola Sundul itu berjuang dengan modal sendiri. Bahkan, mereka harus berangkat enam orang berboncengan menggunakan sepeda motor. “Kami tidak bisa mewakili Kota Cilegon secara resmi karena tidak mendapat surat rekomendasi dari Kormi. Akhirnya kami berangkat atas nama klub Oltrad atau Inaorga (Induk Organisasi Olahraga) dengan biaya sendiri,” ungkap Ida, salah satu atlet, kepada BANPOS, Kamis (29/11).
Selain harus merogoh kocek pribadi, para atlet Bola Sundul mengaku menghadapi perlakuan diskriminatif dari panitia Forprov. Ida menceritakan bahwa timnya yang seharusnya meraih posisi runner-up justru hanya diberikan gelar juara III oleh oknum panitia.
“Kami sudah mengeluarkan uang sendiri untuk bensin, dan ketika kami seharusnya menjadi runner-up, panitia memaksa kami menerima juara III. Ini benar-benar menyakitkan bagi kami yang sudah berlatih keras,” keluh Ida.
Keluhan juga datang dari Rasti, rekan Ida, yang menceritakan pengalaman pahit lainnya. Pada ajang Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Daerah (Potradda) di Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu, atlet Cilegon dijanjikan uang transport oleh Dispora, tetapi hingga kini belum diterima.
“Janjinya seminggu akan ditransfer ke rekening para atlet. Namun, hingga hampir sebulan berlalu, bonus itu belum juga kami terima. Anak saya adalah salah satu atlet yang sangat mengandalkan uang transport ini,” ujar Rasti, yang didampingi orang tuanya, Felis.
Felis berharap pihak Dispora segera memberikan kejelasan terkait uang transport para atlet Potradda. “Kami hanya ingin ada kejelasan. Sudah hampir satu bulan, tapi tidak ada kabar,” katanya.
Sekretaris Kormi Cilegon, Toto Liswanto, membantah bahwa pihaknya tidak mau memberikan surat rekomendasi. Menurutnya, keputusan itu diambil karena ketiadaan anggaran dari Dispora Cilegon.
“Ketika kami mengajukan anggaran pembinaan, Dispora menjawab bahwa kondisi keuangan pemerintah sedang defisit, sehingga tidak ada uang pembinaan,” jelas Toto melalui sambungan telepon.
Karena tidak ada anggaran, Kormi mempersilakan para atlet untuk mengikuti Forprov secara mandiri tanpa membawa nama resmi Kota Cilegon.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Cilegon, Sakri Jasiman, belum memberikan keterangan meskipun telah dihubungi beberapa kali.(BAR/PBN)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Next Post
Tim Ratu-Badri Akhirnya Buka Suara, Sayangkan Dugaan Keterlibatan Oknum Tertentu Dalam Pilkada

Tim Ratu-Badri Akhirnya Buka Suara, Sayangkan Dugaan Keterlibatan Oknum Tertentu Dalam Pilkada

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh