Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kelompok 24 KKM Uniba Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kragilan

by Tusnedi Azmart
Agustus 15, 2024
in KESEHATAN

KRAGILAN, BANPOS – Universitas Bina Bangsa yang melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang melakukan sosialisasi pencegahan stunting.

Kegiatan sosialisasi ini bekerjasama dengan Petugas kesehatan Kec. Kragilan dan Mahasiswa KKM Kelompok 24 Mengusung tema “Peningkatan Pemahaman Gizi Dalam Pencegahan Stunting”.

Baca Juga

Hari Musik Nasional 2026 Dipusatkan di Banten, PAPPRI Dorong Musik Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Maret 9, 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Maret 9, 2026
Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026

Kegiatan sosialisasi ini mendatangkan narasumber ahli gizi dari Puskesmas Kecamatan Kragilan dan promkes, dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari 2 tim tenaga kesehatan, perangkat desa, 7 kader desa sentul, serta sasaran utama yaitu ibu hamil dan orang tua dari batita (bawah tiga tahun) stunting.

“Indonesia sedang mengalami tiga masalah gizi, yaitu wasting, overweight, dan stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga tinggi anak terlalu pendek untuk usianya. Kondisi kekurangan gizi ini terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah lahir. Namun Stunting baru terlihat setelah anak berusia dua tahun,” papar Nina Hanifah, Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Kragilan.

Penyebab utama terjadinya stunting ialah kurangnya gizi kronis pada awal 1.000 hari pertama kehidupan yaitu sejak awal kehamilan hingga anak berusia 24 bulan.

“Pemenuhan gizi yang seimbang menjadi salah satu upaya yang dapat dialakukan untuk mencegah stunting, diantaranya dengan memperhatikan pola makan dan komposisi makanan. Selain itu porsi makanan yang diberikan pada anak harus sesuai dengan usianya,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Eva Nufifa menyampaikan, kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai upaya bersama guna mencegah stunting. Menurutnya, semua pihak harus berperan aktif untuk mengatasi stunting.

Stunting bisa teratasi apabila pemerintah daerah, pihak kesehatan, masyarakat dan juga mahasiswa sebagai agen perubahan harus ikut mengedukasi kepada masyarakat. Jika semuanya bahu membahu maka masalah stunting akan teratasi.

Berdasarkan permasalahan yang ada, maka tim KKM Kelompok 24 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai asupan gizi yang seimbang guna menurunkan angka stunting di Desa Sentul.

Aksi yang dilakukan oleh tim KKM Kelompok 24 pada kegiatan sosialisasi ini adalah Pemberian Makanan Tambahan atau PMT yang berupa susu, telur, dan pudding jagung kepada 11 anak stunting.

Mahasiswa KKM Kelompok 24 berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi “Peningkatan Pemahaman Gizi Dalam Pencegahan Stunting” dapat memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya para orang tua Desa Sentul bisa lebih sadar dan paham tentang pentingnya kesehatan anak mereka. (RED)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Entertainment

Hari Musik Nasional 2026 Dipusatkan di Banten, PAPPRI Dorong Musik Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Maret 9, 2026
KESEHATAN

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Maret 9, 2026
Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis
POLITIK

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT
PEMERINTAHAN

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026
PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Next Post

RJBBP Sosialisasi Pasangan Andra-Dimyati Secara Door to door

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh