Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Butuh Perhatian, Sudah 8 Hari ODGJ Kambuhan Dikerangkeng

by Panji Romadhon
April 22, 2020
in PERISTIWA
Kepala Desa Pondokpanjang, Sobandi yang didampingi Sekdesnya Hedi, saat menjenguk ke rumah korban, Rabu (22/4).

Kepala Desa Pondokpanjang, Sobandi yang didampingi Sekdesnya Hedi, saat menjenguk ke rumah korban, Rabu (22/4).

CIHARA, BANPOS – Wanita malang yang beranak dua, S (33) , warga Kecamatan Cihara, diduga sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Perempuan setengah baya tersebut, sudah 8 hari dilaporkan dikurung dalam kerangkeng oleh pihak keluarganya.

Kepada wartawan, kakak korban, Arpin, menerangkan bahwa penyakit ODGJ yang diderita adiknya sudah itu sudah satu tahun lamanya. Ia mengklaim, mengurung (kerangkeng-red) S, itu untuk menyelamatkan dirinya.

Baca Juga

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal

November 14, 2025
Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada

Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada

November 8, 2025
HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi

HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi

Oktober 26, 2025
Pemprov Dituntut Kawal Penetapan Wilayah dan Izin Pertambangan Rakyat

Pemprov Dituntut Kawal Penetapan Wilayah dan Izin Pertambangan Rakyat

Oktober 14, 2025

“Iya, penyakit ODGJ adik saya ini sudah satu tahun, sempat seperti biasa lagi, sehat. Namun kumat lagi sudah dua minggu. Adik saya lari-lari, kadang ke hutan sambil bawa anaknya yang perempuan berumur satu tahun. Kalau anaknya yang gede itu perempuan berumur 14 tahun, sudah bisa aman. Dengan keadaan adik saya seperti ini, saya merasa takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya ini dikurung. Ini sudah 8 hari, kan aman, kami juga yang nungguinnya bisa tidur,” ungkap Arpin di rumahnya, Rabu (22/4).

Pihak keluarga berharap ada bantuan dari pemerintah untuk penanganan S yang sedang mengalami ODGJ juga bantuan kebutuhan ekonominya. “Saya berharap kepada pemerintah terkait agar membantu kami, keadaan adik saya ini butuh pengobatan yang serius. Memang kemarin juga ada yang dari pihak Puskesmas Cihara yang datang dan memberikan obat ke adik saya ini. Namun kami saat ini merasa cemas, karena sudah dua hari ini adik saya tidak mau makan dan tidak mau diajak bicara. Kami orang miskin, berharap ada bantuan dari pemerintah,” katanya.

Sementara Kepala Desa Pondokpanjang, Sobandi yang didampingi Sekdesnya Hedi, saat menjenguk ke rumah korban mengatakan pihaknya bersama stakeholder desa merasa prihatin melihat kondisi S. Menurutnya ini tanggungjawab bersama semua elemen.

“Kami merasa prihatin melihat kondisi S, tinggal bersama Ibunya yang sudah janda tua. Ia butuh pengobatan medis sedangkan keadaan ekonomi keluarganya tidak mampu. Kami juga tidak tinggal diam, akan tetapi berusaha semaksimal mungkin mendorong agar S bisa sehat kembali seperti biasa. Ya, tentunya butuh perhatian dari semua pihak,” ungkapnya.

Terpisah, Madsoleh, aktivis Kecamatan Cihara, meminta semua pihak untuk membantu korban yang tengah menderita. “Kami berharap kepada seluruh dinas terkait yang memang punya peranan sosial masyarakat agar segera menangani musibah yang di derita ibu S. Baik penanganan medisnya juga keadaan ekonomi yang memang butuh bantuan seperti sembako. Itu anaknya perlu juga diperhatikan apalagi yang masih kecil,” papar Madsoleh.(WDO/PBN)

Tags: BakselCiharaLebak SelatanODGJ
Share26TweetSend

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal
EKONOMI

Cuaca Ekstrem Hantam Selatan Banten, Nelayan Binuangeun Terpaksa Parkir Kapal

November 14, 2025
Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada
PARIWISATA

Gelombang Tinggi di Perairan Lebak, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspada

November 8, 2025
HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi
KESEHATAN

HUT ke-75 IDI, Dokter Lebak Gelar Senam Jantung dan Luncurkan Koperasi

Oktober 26, 2025
Pemprov Dituntut Kawal Penetapan Wilayah dan Izin Pertambangan Rakyat
PEMERINTAHAN

Pemprov Dituntut Kawal Penetapan Wilayah dan Izin Pertambangan Rakyat

Oktober 14, 2025
Nampak keberadaan kabel optik perusahaan jaringan internet di Baksel yang memanfaatkan fasilitas tiang listrik namun diduga tak berizin.
PERISTIWA

Banyak Perusahaan Jaringan ISP di Baksel Diduga Tak Berizin

Maret 11, 2025
HEADLINE

Misterius! Hilang di Perairan Pulau Tinjil, Nelayan Lebak ditemukan di Yogyakarta

Maret 14, 2024
Next Post

Pasar Ramai, Penjualan Lesu

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh