Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Sudah Digenangi, 400 Bidang Lahan Waduk Karian Belum Dibayar

400 Bidang Tanah Yang Masih Belum Selesai Proses Pembayaran Pembebasannya

by Tim Redaksi
Oktober 27, 2023
in NASIONAL, PERISTIWA

LEBAK, BANPOS – Soal pembebasan lahan yang tergusur Waduk Karian, dilaporkan hingga saat ini masih tercatat sekitar 400 bidang tanah yang masih belum selesai proses pembayaran pembebasannya. Dan pihak Pemkab Lebak sudah mengajukan ke Manajemen Aset Negara Republik Indonesia (MAN RI).

Dalam hal ini pemerintah membenarkan terkait hal itu. Seperti dikatakan Asisten daerah (Asda) 1 Pemkab Lebak, Alkadri memastikan sisa tersebut akan segera dibayarkan oleh pemerintah, dan saat ini sedang dalam proses penyelesaian.

Baca Juga

Anggaran DPRD Lebak Lebih Besar dari Program Bansos

Anggaran DPRD Lebak Lebih Besar dari Program Bansos

Februari 14, 2026
Jelang Ramadhan, Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 di Kabupaten Lebak

Jelang Ramadhan, Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 di Kabupaten Lebak

Januari 26, 2026
Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana

Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana

Januari 15, 2026
Tanggapi Kekecewaan Warga Huntara, Wabup Lebak Amir Hamzah Sebut Pemkab Tak Bisa Menghalangi

Tanggapi Kekecewaan Warga Huntara, Wabup Lebak Amir Hamzah Sebut Pemkab Tak Bisa Menghalangi

Desember 31, 2025

“Tunggu dulu, pasti dibayar oleh pemerintah, nggak mungkin nggak dibayar. Saat ini sedang proses penyelesaian,” kata Alkadri (26/10).

Asda 1 pun menyebut, dalam pembebasan lahan Waduk tersebut saat ini ada sekitar 400 bidang tanah yang pembayarannya belum selesai.
Namun ia memastikan itu akan segera terselesaikan.

“Sekitar 400 bidang yang belum. Sekarang dalam tahap proses pengajuan pembayaran oleh manajemen aset negara Republik Indonesia di Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Lebak juga sudah mengajukan untuk pembayaran ke MAN RI. “Sekarang sedang tahap proses. Di MAN RI kan melayani seluruh daerah di Indonesia, bukan hanya Kabupaten Lebak saja,” paparnya.

Sebelumnya diketahui, Bendungan Karian yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) asal Kabupaten Lebak mulai diisi atau digenangi (impounding) pada Jumat (29/9).

Bendungan yang terletak di Desa Pasir Tanjung Kecamatan Rangkasbitung ini merupakan satu dari tiga bendungan terbesar yang ada di Indonesia. Sejak awal pembangunan tahun 2015 lalu, bendungan tersebut direncanakan akan menjadi suplai air bagi berbagai wilayah di Banten hingga DKI Jakarta.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian, I Ketut Jayada mengatakan, Impounding atau pengisian awal ini akan berlangsung secara bertahap.

Lanjutnya, Bendungan Karian memiliki kapasitas daya tampung sebesar 314,7 juta meter kubik, meski pengisian dilakukan pada musim kemarau, diperkirakan daya tampung tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pengendalian banjir pada saat musim penghujan di bulan November mendatang sesuai dengan perkiraan BMKG.

“Penggenangan dilakukan secara bertahap begitu kebetulan ini masih musim kemarau, levelnya akan naik bertahap akan lama sekali perkiraan kami sampai penuh di bulan April-Mei 2024,” ujarnya.

Diketahui, Pengisian awal Waduk Bendungan Karian ditandai dengan penutupan pintu inlet sebagai langkah awal mulai digenanginya Bendungan Karian untuk menjadi waduk.

Pengisian awal ditandai dengan penekanan sirine sebagai tanda dimulainya pengisian secara simbolis oleh Kasubdit Wilayah II Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Kepala BBWSC3, dan Bupati Lebak.

Sementara itu, Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dalam sambutannya mengatakan, seluruh masyarakat dan stakeholder harus senantiasa membangun daerah secara inklusif berkelanjutan sehingga dapat menarik investor berinvestasi di Kabupaten Lebak.

“Mari kedepan kita lakukan pembangunan dengan pendekatan inklusif yang berkelanjutan. Kita juga akan terus berusaha agar semakin banyak masyarakat Lebak maupun investor berinvestasi di Kabupaten Lebak. Tunjukan Kabupaten Lebak adalah daerah yang kondusif untuk investasi, sehingga kedepan Kabupaten Lebak menjadi daerah yang semakin sejahtera,” tandasnya.(WDO/MYU/DZH/PBN)

Tags: Lahan WadukMAN RIPemkab LebakTercatat sekitar 400 bidang tanah
ShareTweetSend

Berita Terkait

Anggaran DPRD Lebak Lebih Besar dari Program Bansos
PERISTIWA

Anggaran DPRD Lebak Lebih Besar dari Program Bansos

Februari 14, 2026
Jelang Ramadhan, Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 di Kabupaten Lebak
KESRA

Jelang Ramadhan, Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 di Kabupaten Lebak

Januari 26, 2026
Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana
PERISTIWA

Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana

Januari 15, 2026
Tanggapi Kekecewaan Warga Huntara, Wabup Lebak Amir Hamzah Sebut Pemkab Tak Bisa Menghalangi
PEMERINTAHAN

Tanggapi Kekecewaan Warga Huntara, Wabup Lebak Amir Hamzah Sebut Pemkab Tak Bisa Menghalangi

Desember 31, 2025
Warga Huntara Cigobang Kecewa Alat Berat Pembersihan Lahan Ditarik
KESRA

Warga Huntara Cigobang Kecewa Alat Berat Pembersihan Lahan Ditarik

Desember 31, 2025
Pekan Depan, Ribuan Honorer Lebak Dilantik PPPK Paruh Waktu
PEMERINTAHAN

Pekan Depan, Ribuan Honorer Lebak Dilantik PPPK Paruh Waktu

Desember 19, 2025
Next Post

Akun Bupati ‘Kesenggol’ Judol

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh