Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tak Kerja, Nikmati Gaji 16 Perusahaan

Seorang perempuan di China membuat geger media sosial

by Tim Redaksi
September 25, 2023
in INTERNASIONAL
Seorang perempuan di China membuat geger media sosial setelah kasusnya makan gaji buta (magabut) tersebar luas. Guan Yue

Seorang perempuan di China membuat geger media sosial setelah kasusnya makan gaji buta (magabut) tersebar luas. Guan Yue

CHINA, BANPOS – Seorang perempuan di China membuat geger media sosial setelah kasusnya makan gaji buta (magabut) tersebar luas. Guan Yue (bukan nama sebenarnya) mendapat gaji tanpa bekerja dari 16 perusahaan di China, selama tiga tahun terakhir.

Dikutip South China Morning Post, kemarin, Guan Yuebyang tinggal di Hanzou, menikmati gaji yang tiap bulan cair dari 16 perusahaan tanpa melakukan satu pun tugas dari kantornya. Kecurangan itu berlangsung selama tiga tahun. Total gaji yang dia terima mencapai 50 juta yuan atau sekitar Rp 105 miliar.

Baca Juga

Kejati Banten-Zhejiang Memperkuat Kolaborasi Terapan Restorative Justice

Kejati Banten-Zhejiang Memperkuat Kolaborasi Terapan Restorative Justice

November 12, 2025
Menperin: Tarif Impor Trump untuk Pulihkan Manufaktur AS

Menperin: Tarif Impor Trump untuk Pulihkan Manufaktur AS

Oktober 14, 2025
Menperin Ajak Perusahaan Asal China Perkuat Infrastruktur Gas di RI

Menperin Ajak Perusahaan Asal China Perkuat Infrastruktur Gas di RI

Oktober 14, 2025
Pagi Ini Ikut Parade Militer, China Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto

Pagi Ini Ikut Parade Militer, China Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto

September 3, 2025

Meski pekerjaan yang diterimanya cukup banyak, namun Guan Yue tidak pernah benar-benar pergi bekerja. Setiap kali ia mendapat pekerjaan baru, ia mengambil foto dirinya dan mengirimkannya ke grup obrolan kerja untuk menipu perusahaan, berpura-pura bahwa ia bertemu pelanggan. Selain itu, dia menyerahkan pekerjaannya ke orang lain, dan tetap menerima komisi dari pekerjaan itu.

Untuk mempertahankan penipuan ini, Guan Yue menuliskan nama perusahaan, tanggal ia mulai mengambil pekerjaan, posisinya di perusahaan dan bahkan nomor rekening yang ia gunakan di setiap perusahaan untuk menghindari lupa. Suami Guan Yue ikut membantu kelicikan sang istri.

Guan Yue pun diciduk polisi setelah salah satu kantornya, perusahaan teknologi milik Liu Jian, melapor. Awalnya perusahaan Liu Jian ingin mencari staf penjualan berpengalaman untuk membawa produk baru ke pasar.

Mereka menerima Guan Yue dan 7 orang lainnya ke dalam tim penjualan. Namun setelah 3 bulan, tim ini tidak dapat menjual produk apa pun sehingga Liu Jian memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerja.

Namun kemudian, Guan Yue secara tak sengaja mengirimkan foto surat pengunduran dirinya dari perusahaan lain ke grup chat kerja di perusahaan berbeda, di mana salah satu anggota grup tersebut adalah Liu Jian.

Liu Jian pun segera mencermati surat pengunduran diri itu dan menyadari bahwa saat Guan Yue menulis surat pengunduran dirinya dari perusahaan lain itu, saat ia juga sedang bekerja di perusahaan Liu Jian.

Liu Jian pun menyimpulkan bahwa Guan Yue menerima gaji dari dua perusahaan sekaligus. Kemudian Liu Jian melaporkannya ke polisi. Fakta yang sesungguhnya ternyata di luar dugaan Liu Jian. Sebab, Guan tak hanya bekerja di dua perusahaan seperti yang ia kira, tetapi di 16 perusahaan sekaligus.

Dari hasil investigasi kemudian terungkap, Guan memiliki banyak kartu identitas dan rekening bank yang digunakannya untuk menerima gaji dari berbagai perusahaan tersebut.

Beberapa anggota lain yang berkolaborasi dengan Guan Yue untuk melakukan penipuan juga ditangkap. (RMID)

Berita Ini Telah Tayang Di RMID https://rm.id/baca-berita/internasional/189892/tak-kerja-nikmati-gaji-16-perusahaan

Tags: ChinaGajiKerja di ChinaLiu jan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Kejati Banten-Zhejiang Memperkuat Kolaborasi Terapan Restorative Justice
HUKRIM

Kejati Banten-Zhejiang Memperkuat Kolaborasi Terapan Restorative Justice

November 12, 2025
Menperin: Tarif Impor Trump untuk Pulihkan Manufaktur AS
EKONOMI

Menperin: Tarif Impor Trump untuk Pulihkan Manufaktur AS

Oktober 14, 2025
Menperin Ajak Perusahaan Asal China Perkuat Infrastruktur Gas di RI
EKONOMI

Menperin Ajak Perusahaan Asal China Perkuat Infrastruktur Gas di RI

Oktober 14, 2025
Pagi Ini Ikut Parade Militer, China Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto
INTERNASIONAL

Pagi Ini Ikut Parade Militer, China Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto

September 3, 2025
INTERNASIONAL

Populasi Menua, Angka Kelahiran Nyusruk, Jinping Minta Wanita Dongkrak Peran

Oktober 31, 2023
Suasana upacara penutupan Asian Para Games 2022 Hangzhou yang digelar di
Hangzhou Olympic Sports Centre, China, Sabtu (28/10/2023). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
OLAHRAGA

Indonesia Lampaui Target

Oktober 30, 2023
Next Post
Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,06 persen ke level Rp 15.385 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (22/9)

Awal Pekan Rupiah Masih Loyo

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh