Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Wereng Bikin Gagal Panen, Petani di Lebak Selatan Gigit Jari

by Gina Maslahat
Juli 5, 2023
in PERISTIWA
Tampak kebiasaan petani di Wanasalam jika menjemur padi selalu memanfaatkan sepanjang bahu jalan. Lokasi di Desa Bejod. Selasa (4/7)

Tampak kebiasaan petani di Wanasalam jika menjemur padi selalu memanfaatkan sepanjang bahu jalan. Lokasi di Desa Bejod. Selasa (4/7)

BAKSEL, BANPOS – Petani di wilayah Lebak Selatan (Baksel) pada tahun 2023 ini banyak menggigit jari. Pasalnya, panen yang diharapkan dapat memberikan keuntungan untuk menyambung hidup sehari-hari, justru dihadapkan pada permasalahan hama wereng yang bikin mereka gagal panen.

Salah seorang petani di Kecamatan Wanasalam, sebut saja Sengkon, menggerutu. Alih-alih mendapat secercah keuntungan dari hasil tani, justru saat ini ia terseok-seok menanggung utang modal produksi.

Baca Juga

Akibat Cuaca Ekstrem 60 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Berpotensi Gagal Panen

Akibat Cuaca Ekstrem 60 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Berpotensi Gagal Panen

Desember 11, 2025
Harga gabah kering di tingkat penggilingan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak satu pekan terakhir menembus Rp8.200 per kilogram.ANTARA/Mansyur

Gagal Panen Bikin Harga Gabah Naik, Distan Lebak Girang

November 15, 2023
Ratusan TMD mengikuti Apel Siaga Ketahanan Pangan di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten
Lebak

Ratusan MTD Lebak Terima SK

September 25, 2023
Kepala DPKP Kabupaten Pandeglang, M. Nasir (kemeja putih) saat menghadiri suatu acara kedinasan, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Kabupaten Pandeglang Belum Ada Laporan Puso

September 21, 2023

“Setelah panen gigit jari kita msh kang. Gampang untung mah, utang bekas modal aja nggak kebayar,” tuturnya, Selasa (4/7).

Menurut dia, sebelumnya pada bulan lalu pun ratusan hektare sawah di wilayah Kecamatan Wanasalam dan sebagian Malingping, dilaporkan diserang hama wereng hingga memicu gagal panen.

“Terjadi gagal panen tahun ini di beberapa wilayah Kecamatan Wanasalam, seperti di Desa Cikeusik, Cipeucang, Bejod, Cisarap, Parung sari, Sukatani. Ratusan hektare padi diserang hama wereng, petani mengeluh karena gagal panen,” terangnya.

Menurutnya, salah satu faktor kejadian tersebut karena banyak petani yang belum paham cara menanggulangi jenis hama. Ia mengklaim ketidakpahaman para petani, disebabkan oleh minimnya penyuluhan dari pihak terkait.

“Salah satu penyebab ialah kurangnya penyuluhan dari pihak terkait hingga masyarakat belum paham cara penanggulangan jenis hama. Hingga penggunaan pestisida tidak tepat sasaran,” katanya.

Diketahui, akibat serangan hama wereng, pendapatan rata-rata saat ini berkisar 2 ton per hektare, bahkan banyak yang gagal total, “Akibatnya, petani padi berpotensi beli beras,” ungkapnya.

Sementara di area persawahan Malingping, sebagian lahan memang mengalami gagal panen juga. “Iya banyak padi yang pas dipanen hapa, tak berisi, ini jelas merugikan kami sebagai petani,” ungkap Rijal, petani penggarap lahan di persawahan Malingping.

Terpisah, Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Wanasalam, Atep, mengaku sudah mengecek pesawahan di area Wanasalam bersama pihak terkait. Hasil akumulasi gagal panen menurutnya hanya mencapai 50 hektare.

“Saya cek ke lokasi, POPT cek ke lokasi, PPL cek ke lokasi. Tidak sampai ratusan hektare, akumulasi hanya 40-50 hektare. Memang di tiap blok sawah ada yang kena wereng batang cokelat (WBC),” tuturnya.

Dalam hal ini, Korluh menyarankan, sejak dua bulan pasca tanam, para petani sebaiknya mendaftar Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) guna mengantisipasi kerugian gagal panen.

“Sebenarnya antisipasi awal yaitu bisa mendaftar kan Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) dengan daftar Rp36 ribu per ha atau Rp3 ribu per kotak. Ketika ada gagal panen, 70 persen ada penggantian dari Jasindo Rp6 juta per ha atau Rp500 ribu per kotak,” paparnya.

Saat disinggung terkait keluhan petani yang menyampaikan salah satu faktor gagal penen yaitu kurangnya penyuluhan dari pihak terkait, Atep menganggap para petani sudah paham.

“Petani Wanasalam udah pintar semua, belajarnya dari petani Cikeusik Kecamatan, terus tahu dari mulut ke mulut. Tapi ada petani yang tidak mampu membelinya (pestisida-Red), jadi permasalahannya sudah ketahuan,” jelasnya.

Pada bagian saat ditanya terkait peran Mantri Tani Desa (MTD), Atep menyebut penyuluh ranahnya hanya dengan PPL. Sedangkan MTD kaitannya dengan desa masing-masing. “Korluh mah hanya membawa PPL, untuk MTD mah ada di desa. Kalau MTD-nya rajin, mau ke lapangan dan BPP, kalau yang malas mah ya di kantor desa aja,” paparnya. (WDO/DZH)

Tags: gagal panenhama werengMantri Tani Desapenggunaan pestisidapetani Lebak Selatan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Akibat Cuaca Ekstrem 60 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Berpotensi Gagal Panen
NASIONAL

Akibat Cuaca Ekstrem 60 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Berpotensi Gagal Panen

Desember 11, 2025
Harga gabah kering di tingkat penggilingan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak satu pekan terakhir menembus Rp8.200 per kilogram.ANTARA/Mansyur
PEMERINTAHAN

Gagal Panen Bikin Harga Gabah Naik, Distan Lebak Girang

November 15, 2023
Ratusan TMD mengikuti Apel Siaga Ketahanan Pangan di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten
Lebak
PEMERINTAHAN

Ratusan MTD Lebak Terima SK

September 25, 2023
Kepala DPKP Kabupaten Pandeglang, M. Nasir (kemeja putih) saat menghadiri suatu acara kedinasan, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)
PERISTIWA

Kabupaten Pandeglang Belum Ada Laporan Puso

September 21, 2023
HEADLINE

Pemerintah Belum Maksimal Dalam Penanganan Kekeringan

Agustus 25, 2023
Petani beraktivitas di Persawahan yang mengering aibat rerdampak El Nino Lingkungan Turus, Kota Serang. (Dziki Octomauliyadi/Banten Pos)
HEADLINE

Kekeringan, Petani ‘Liburan’ Panen

Agustus 25, 2023
Next Post

10 Orang Konsultasi, Belum Ada Pendaftar Lelang Jabatan di Kota Cilegon

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh