Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kerajinan Mebel Bambu di Lebak Mampu Tembus Pasar Ekspor

by Diebaj Ghuroofie
Juni 27, 2023
in EKONOMI
Perajin di Rangkasbitung Kabupaten Lebak tengah menjemur produksi mebel bambu usai dilakukan pencetaan furniture dan siap diangkut ke konsumen.  (FOTO: ANTARA/Mansyur Suryana)

Perajin di Rangkasbitung Kabupaten Lebak tengah menjemur produksi mebel bambu usai dilakukan pencetaan furniture dan siap diangkut ke konsumen. (FOTO: ANTARA/Mansyur Suryana)

RANGKASBITUNG, BANPOS – Perajin mebel bambu di Kabupaten Lebak, Banten mulai kebanjiran order dan kini dinilai mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat sehingga dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran di daerah itu.

“Kita sekarang kewalahan melayani permintaan konsumen dari berbagai daerah di Banten,DKI Jakarta dan Jawa Barat,” kata Abdurahman (50) seorang perajin mebel warga Kabupaten Lebak, Selasa (26/6/2023).

Baca Juga

Alami Kendala, Layanan Perjalanan KRL Rangkasbitung Tersendat

Alami Kendala, Layanan Perjalanan KRL Rangkasbitung Tersendat

Januari 22, 2026
Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak Resmi Dilantik, Ichsanudin Pimpin Kepengurusan

Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak Resmi Dilantik, Ichsanudin Pimpin Kepengurusan

Januari 18, 2026
Petani Badui Bersyukur Padi Huma Tumbuh Subur Usai Hujan Meningkat

Petani Badui Bersyukur Padi Huma Tumbuh Subur Usai Hujan Meningkat

November 17, 2025
Baznas Lebak Menyalurkan Bantuan Program Sosial Rp7,9 miliar

Baznas Lebak Menyalurkan Bantuan Program Sosial Rp7,9 miliar

November 13, 2025

Perajin mebel bambu yang dilakukannya itu sudah berlangsung selama 15 tahun dan menyerap tenaga kerja lokal sebanyak lima orang. Produksi mebel bambu itu per unit terdiri dari dua kursi dan satu meja dengan harga Rp600 ribu ditempat, sedangkan biaya transportasi itu dibebankan ke konsumen.

Saat ini, kata dia, dirinya mampu memproduksi sekitar 20 unit/bulan, karena menggunakan peralatan manual. Pendapatan dari hasil produksi mebel bambu itu sebesar Rp12 juta dari 20 unit dengan harga Rp600 ribu/unit.

Produksi mebel itu, lanjut dia, kebanyakan dipesan oleh konsumen dari wilayah Banten, Bogor dan Jakarta. Bahkan, saat ini tengah mengerjakan pesanan dari “kota tua” Jakarta sebanyak 10 set.

“Kami menggeluti usaha ini dengan memanfaatkan bahan baku tanaman bambu itu,” kata dia.

Khaerul Pulungan, seorang perajin mebel warga Pasir Ona Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengatakan produksi mebel bambu menembus pasar ekspor sejak tahun 2015 dan kebanyakan ke negara-negara Eropa antara lain Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Perancis dan Portugis.

Produksi mebel bambu yang dirintis sejak 1989 hingga sekarang masih eksis karena permintaan pasar ekspor cukup tinggi. Harga mebel dijual ekspor itu mulai Rp350 ribu hingga Rp2,5 juta per unit. Kerajinan mebel bambu diantaranya produksi kursi sofa, ranjang tidur, rak sepatu, buku-buku juga kursi panjang.

“Semua produksi itu menggunakan bahan baku bambu,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, produksi mebel juga dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 100 orang warga setempat dan mampu mengatasi kemiskinan. Mereka para tenaga kerja itu mulai mengerjakan pemotongan bambu, pelembutan sampai pekerjaan tuntas. Namun, pembayaran upah kerja tersebut tergantung nilai borongan pekerjaan sehingga mereka setiap bulan bisa menghasilkan pendapatan di atas Rp2 juta per bulan.

“Kami terus meningkatkan kualitas agar produksi mebel itu bisa diterima pasar dunia,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Orok Sukmana mengatakan selama ini kerajinan industri kecil produksi mebel bambu berkembang dan bisa menyerap lapangan pekerjaan dan mampu mengatasi kemiskinan.

Pemerintah daerah mengapresiasi omzet kerajinan bambu di daerah ini hingga miliaran rupiah per tahun dari 1.503 unit usaha yang dikelola masyarakat.

“Kami cukup terbantu dengan tumbuhnya usaha kerajinan bambu sehingga dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” katanya.(ENK/ANT)

Tags: EksporKerajinan BambuMebel BambuRangkasbitung
ShareTweetSend

Berita Terkait

Alami Kendala, Layanan Perjalanan KRL Rangkasbitung Tersendat
PERISTIWA

Alami Kendala, Layanan Perjalanan KRL Rangkasbitung Tersendat

Januari 22, 2026
Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak Resmi Dilantik, Ichsanudin Pimpin Kepengurusan
PENDIDIKAN

Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak Resmi Dilantik, Ichsanudin Pimpin Kepengurusan

Januari 18, 2026
Petani Badui Bersyukur Padi Huma Tumbuh Subur Usai Hujan Meningkat
EKONOMI

Petani Badui Bersyukur Padi Huma Tumbuh Subur Usai Hujan Meningkat

November 17, 2025
Baznas Lebak Menyalurkan Bantuan Program Sosial Rp7,9 miliar
NASIONAL

Baznas Lebak Menyalurkan Bantuan Program Sosial Rp7,9 miliar

November 13, 2025
Daop 1 Jakarta Catat 22 Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Ditutup
PERISTIWA

Daop 1 Jakarta Catat 22 Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Ditutup

Oktober 16, 2025
Sejumlah Perkampungan di Rangkasbitung Dilanda Banjir
PERISTIWA

Sejumlah Perkampungan di Rangkasbitung Dilanda Banjir

Oktober 13, 2025
Next Post
Kakak korban, Iman Zanatul Haeri.

Tuntutan Jaksa Maksimal, Korban Revenge Porn Pandeglang Akan Lapor Kasus Lainnya

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh